KPKNL Nilai Aset Lapas Bukittinggi Demi Optimalisasi BMN
- 10 Jun 2026 19:42 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Langkah serius penguatan tata kelola aset negara kembali ditunjukkan di Sumatera Barat. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi kedatangan Tim Penilai dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang KPKNL Bukittinggi untuk melakukan survei lapangan Barang Milik Negara BMN.
Survei tersebut menyasar sebagian tanah dan/atau bangunan milik Lapas yang direncanakan akan dimanfaatkan melalui mekanisme sewa. Kegiatan strategis ini digelar pada Selasa, 09/06/2026, sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara.
Kedatangan Tim KPKNL disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Turut mendampingi penyambutan, Kasubbag Tata Usaha, Kepala Urusan Umum, dan Operator BMN. Kehadiran jajaran Lapas menjadi bentuk nyata sinergi antar-instansi pemerintah.
Penyambutan tersebut juga menegaskan dukungan penuh Lapas Bukittinggi terhadap proses penilaian aset. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam kegiatan ini.
Tim penilai yang diterjunkan KPKNL Bukittinggi terdiri dari tiga orang. Sarip Hasibuan bertindak selaku Ketua Tim merangkap anggota, didampingi dua anggota tim yakni Rezki Zulhendra dan Septrianis Hazra. Mereka ditugaskan untuk memastikan data lapangan terkumpul secara komprehensif.
Survei lapangan bertujuan memperoleh data dan informasi akurat terkait objek BMN yang diusulkan untuk pemanfaatan sewa. Tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi aset yang menjadi objek penilaian. Pengumpulan data pendukung juga dilakukan secara detail di lapangan.
Selama proses survei, jajaran Lapas Kelas IIA Bukittinggi memberikan pendampingan aktif. Informasi terkait kondisi fisik, legalitas, hingga potensi aset disampaikan guna mendukung kelancaran penilaian. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan nilai aset yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan oleh KPKNL Bukittinggi. Ia menilai penilaian BMN merupakan langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan aset negara yang profesional.
“Penilaian ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Profesional, transparan, dan akuntabel harus menjadi standar dalam mengelola kekayaan negara,” tegas Kepala Lapas dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berkomitmen penuh mendukung setiap proses pengelolaan Barang Milik Negara sesuai ketentuan. Melalui kegiatan penilaian ini, pemanfaatan aset negara diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta mendukung optimalisasi pengelolaan BMN ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....