Budidaya Lele Sangkuriang yang Menjanjikan
- 03 Feb 2024 15:32 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Ikan lele sangkuriang merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia. Keunggulan lele jenis ini dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit.
‘’pembibitan awal sebanyak dua puluh dua ribu bibit, dengan pembagian empat kolam, yaitu tiga kolam terpal dan satu kolam beton, kolam ini disesuaikan dengan umur dan ukuran lele, kegiatan ini sudah berjalan lima puluh hari,’’ kata M. Nasir salah seorang pengusaha sekaligus peternak ikan lele sangkuriang. Sabtu (03/02/2024)
‘’lele sangkuriang ini adalah varietas unggul, masa panen jenis lele ini normalnya yaitu tujuh puluh lima hari atau tiga bulan sudah bisa panen, selain itu lele sangkuriang ini tahan terhadap penyakit dan perubahan suhu,’’ ujar M. Nasir.
M. Nasir yang juga seorang pengusaha kopi tersebut sudah mengeluarkan biaya untuk membuka lahan lele sangkuriang ini sebesar Rp. 50.000.000,-. Dalam melakukan aktifitas ternak ikan lele sangkuriang dirinya menggunakan kolam terpal setinggi satu meter dengan lebar kolam 12x4 meter, terbagi menjadi tiga kolam, sedangkan pembibitan awal atau bibit yang masil kecil diletakkan kolam beton dengan lebar 8x4 meter.
‘’lima puluh juta itu sudah termasuk dengan pagar dan kelengkapan lain, tidak termasuk lahan, serta fasilitas lain sebagai penunjang dalam mewujudkan ternak lele sangkuriang ini,’’ ujar M. Nasir.
Bila sudah mencapai masa panen lele sangkuriang dalam satu kilogramnya bisa mencapai tujuh sampai delapan ekor. Sementara ini dirinya bekerjasama dengan salah seorang pengusaha lokal untuk memasok bibit lele sangkuriang ketempatnya, untuk seterusnya dibudidayakan atau diternak oleh M. Nasir, selanjutnya bila tiba masa panen, akan dijual dengan harga pasaran grosir Rp.22.000,-/Kg.
‘’selain memberikan pakan komersil (pellet), ada olahan pakan buatan dari jeroan atau usus ayam, digiling dengan menggunakan mesin pencacah yang dibuat sedemikian rupa dari hasil rancangan sendiri,’’ ujar M. Nasir.
Lele Sangkuriang dialam ataupun lingkungan budidaya, dapat memanfaatkan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....