Ketua Harian PSBS Biak:Klub Wajib Miliki Akademi
- 16 Jul 2025 21:05 WIB
- Biak
KBRN,Biak: Ketua Harian PSBS Biak,Jimmy Carter Rumbarar Kapissa menutup seleksi Elite Pro Academy (EPA) PSBS,bertempat di stadion Cendrawasih Biak,Rabu (16/7/2025)
Seleksi yang berlangsung sejak tanggal 12 Juli 2025 tersebut untuk kategori U-16, U-18 dan U-20
Jimmy CR Kapissa mengatakan EPA merupakan regulasi resmi yang ditetapkan PSSI bagi setiap klub di Liga 1 dan kesempatan ini telah dilakukan manajemen sebelumnya dan di tahun ini regulasi yang sama untuk EPA oleh manajemen saat ini
"Kami dari manajemen sangat menekankan seleksi EPA kali ini menitikberatkan bagi anak-anak orang asli Papua (OAP).atau yang lahir besar di Biak dan sekitarnya,"ujar Jimmy Kapissa
"Tujuan EPA ini untuk menyeleksi pemain usia 16,18 dan 20 dengan berbagai kriteria,"ucapnya
Waktu pelaksaan seleksi EPA PSBS ini cukup singkat dan berlangsung di Biak karena manajemen PSBS mengambil langkah tersebut karena batasan waktu yang cukup sempat dan tim EPA PSBS akan segera kembali ke pusat untuk melakukan evaluasi terhadap hasil seleksi yang telah dilaksanakan.
Seleksi EPA PSBS ini tanpa buaya alias gratis.
Jimmy CR Kapissa menambahkan regulasi yang baru dari federasi sepak bola semakin ketat ditahun mendatang,salah satunya setiap klub wajib memiliki akademi sepak bola di daerahnya.
"Hari ini PSBS masih bisa melakukan MoU atau kerjasama dengan relasi atau kenalan yang memiliki akademi sepak bola,jadi kita masih dberi ruang oleh PSSI, namun regulasi baru dari federasi sepakbola telah ditetapkan maka secara khusus kita PSBS harus memiliki akademi sepak bola di Biak dengan sarana dan prasarana,"ujar Jimmy Kapissa
"Tentunya ini bukan hal yang mudah dan konsekuensinya bagi klub Liga 1 yang tidak memiliki akademi sepak bola di daerahnya maka akan dikenakan sangsi,"katanya
Jimmy Kapissa berharap ke depan,sepakbola tidak hanya menjadi nama besar saja ata soal gengsi saja namun sepak bola di Biak Numfor maupun cabang olahraga lainnya menjadi industri sepak bola.
Selanjutnya ia juga berpesan bagi peserta seleksi yang belum terpilih agar tetap berlatih dan tidak putus asa.
"Antusias anak-anak kita yang mengikuti seleksi EPA PSBS cukup tinggi,baik dari Biak maupun dari daerah lain diantaranya Supiori,Sarmi,Manokwari hingga Sorong ,tetapi tentu tidak semua peserta yang terpilih,"ucapnya
Direktur EPA PSBS Biak,M Jaelani Saputra mengatakan tujuan seleksi ini untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Biak yang memiliki potensi sepakbola yang baik dan akan ada pembinaan lanjutan serta "trial"di Diklat Merden Indonesia di Jawa Tengah untuk mempersiapkan Elite Pro PSBS Biak tahun 2025-2026
namun regulasi baru dari federasi sepakbola telah ditetapkan maka secara khusus kita PSBS harus memiliki akademi sepak bola di Biak dengan sarana dan prasarana,"ujar Jimmy Kapissa

"Tentunya ini bukan hal yang mudah dan konsekuensinya bagi klub Liga 1 yang tidak memiliki akademi sepak bola di daerahnya maka akan dikenakan sangsi,"katanya
Jimmy Kapissa berharap ke depan,sepak bola tidak hanya menjadi nama besar saja ata soal gengsi saja namun sepak bola di Biak Numfor maupun cabang olahraga lainnya menjadi industri sepak bola.
Selanjutnya ia juga berpesan bagi peserta seleksi yang belum terpilih agar tetap berlatih dan tidak putus asa.
"Antusias anak-anak kita yang mengikuti seleksi EPA PSBS cukup tinggi,baik dari Biak maupun dari daerah lain diantaranya Supiori,Sarmi, Manokwari hingga Sorong ,tetapi tentu tidak semua peserta yang terpilih,"ucapnya
Direktur EPA PSBS Biak,M Jaelani Saputra mengatakan tujuan seleksi ini untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Biak yang memiliki potensi sepakbola yang baik dan akan ada pembinaan lanjutan serta "trial"di Diklat Merden Indonesia di Jawa Tengah untuk mempersiapkan Elite Pro PSBS Biak tahun 2025-2026
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....