Upacara HARHUBNAS 2026 Biak, Berlangsung di Lapangan Kargo Bandara Frans Kaisiepo

  • 17 Sep 2026 18:24 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Seluruh insan perhubungan di Kabupaten Biak Numfor melaksanakan upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS) ke-55 Tahun 2026, pada Kamis 17 September 2026. Berlangsung di Lapangan Kargo Bandara Frans Kaisiepo Biak. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zakarias Mailoa, yang mewakili Bupati.

Mengangkat tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju", peringatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Biak Numfor, pimpinan TNI dan Polri, serta seluruh insan perhubungan dari moda laut, darat, dan udara, beserta mitra kerja terkait.

Dalam amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, S.H., yang dibacakan pada upacara tersebut, ditegaskan bahwa keselamatan transportasi tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan merupakan tanggung jawab moral yang mustahil dikorbankan.

"Keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan," tegas Menteri dalam amanatnya.

Menteri juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berbagai musibah transportasi yang terjadi belakangan ini, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan di tengah situasi yang kompleks, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi, hingga gangguan penerbangan dan kecelakaan pelayaran.

"Kita harus berani menghentikan operasi ketika keadaan tidak aman, tetapi juga cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus," ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri menjelaskan bahwa transportasi bukan sekadar urusan kendaraan dan infrastruktur, melainkan jantung konektivitas yang mengubah kehidupan masyarakat. Sebuah pelabuhan dapat mengubah kehidupan satu pulau, sebuah penerbangan perintis dapat mempersingkat perjalanan berhari-hari menjadi hitungan jam.

Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, insan perhubungan ditugaskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah guna menurunkan biaya angkut dan logistik, serta memperluas pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Di akhir amanatnya, Menteri mengajak seluruh insan perhubungan untuk menjadikan bulan September sebagai bulan keselamatan transportasi, sebagai awal membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun.

"Secanggih apapun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetap manusia. Integritas, kepemimpinan, dan keberanian mengambil keputusan yang benar adalah yang paling utama," ungkapnya.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh para pemangku kepentingan di lingkungan Dinas Perhubungan dan unit pelaksana teknis terkait se-Kabupaten Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....