Yudisium INCITA Biak, Wabup Jimmy Kapissa: Ilmu Tak Kenal Batas Waktu dan Jabatan

  • 29 Agt 2026 16:10 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak — Institut Cinta Tanah Air (INCITA) Biak Numfor resmi menggelar yudisium bagi 60 mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Momen ini bersejarah sekaligus istimewa, karena menjadi angkatan lulusan pertama sejak lembaga berubah nama dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak Numfor menjadi Institut Cinta Tanah Air.

Diantara para Yudisium, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, turut hadir bukan hanya sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai salah satu peserta yang resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Rektor INCITA Biak, Assoc. Prof. Dr. Muslim Lobubun, S.H., M.H., menyampaikan bahwa 60 lulusan jenjang S1 beserta peserta Program Magister yang diwisuda hari ini adalah bukti nyata perkembangan lembaga.

"Hari ini terlihat jelas, tak hanya putra-putri Papua yang belajar di sini, tetapi bahkan orang nomor dua di Kabupaten Biak Numfor pun turut duduk bersama di antara mahasiswa. Sikap rendah hati Wakil Bupati ini menjadi teladan, seorang pemimpin harus senantiasa dekat, menjadi contoh serta pendorong semangat anak muda." ujarnya.

Saat ini INCITA telah menampung sekitar 600 mahasiswa dengan tenaga pengajar berpendidikan S2 hingga S3 berjumlah sekitar 60 orang.

"Secara penyelenggaraan, mutu akademik maupun kelengkapan kelembagaan sudah sangat baik dan sehat. Kami berharap tak lama lagi lembaga ini makin maju, bertambah program studinya, meraih predikat unggul, dan tumbuh menjadi Universitas kebanggaan seluruh warga Biak," ungkapnya.

Menyampaikan kesannya sekaligus mewakili Pemerintah Daerah, Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa memulai dengan penuh rasa syukur.

"Puji syukur kepada Tuhan, hari ini saya berdiri selain mewakili pemerintah, sekaligus berdiri sebagai seorang mahasiswa INCITA yang ikut dinyatakan lulus," ucapnya haru.

Ia mengapresiasi langkah besar perubahan STIH menjadi INCITA dan menegaskan tetap berkomitmen untuk senantiasa mendukungnya.

"Saya berdiri hari ini juga mewakili harapan banyak anak muda, putra-putri Biak dan seluruh Tanah Papua yang sangat merindukan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi," ungkapnya.

Wakil Bupati berpesan kepada seluruh lulusan bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuan itu tidak mengenal batas ruang maupun waktu.

"Keinginan untuk belajar tak pernah terlambat, tak peduli sudah berapa lama kita beranjak bekerja atau memegang jabatan. Ilmu yang kita peroleh harus kembali kepada masyarakat, berguna, serta menjunjung kebenaran dan keadilan di mana pun kami ditempatkan bekerja dan melayani. Kami berjanji membawa semangat ini ke mana pun kami melangkah," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Biak Numfor, Noak Krey, turut hadir memberikan dukungan penuh. Ia berharap INCITA dapat menjalin kerja sama yang makin erat dan resmi dengan pemerintah daerah, sehingga kebutuhan serta pengembangan perguruan tinggi ini senantiasa diperhatikan dan terus didukung ke depannya.

Keikutsertaan Wakil Bupati dalam yudisium angkatan pertama INCITA menjadi motivasi nyata bagi para lulusan dan mahasiswa lainnya, bahwa proses belajar dan peningkatan kompetensi tidak mengenal batas usia maupun jabatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....