Festival Literasi Biak Cerdas 2026 Libatkan Ribuan Pelajar

  • 20 Agt 2026 13:26 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra membuka secara resmi pelaksanaan Festival Literasi Biak Cerdas 2026, berlangsung Kamis 20 Agustus 2026 di lapangan cendrawasih Biak. Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut melibatkan ribuan pelajar dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Kegiatan bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar, sekaligus mendorong kebiasaan gemar menabung sejak dini.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri langsung oleh Asisten Direktur Kantor OJK Provinsi Papua, Yosua Rinaldy, Anggota DPRK Biak Numfor, para pimpinan BUMN Perbankan yang ada di Biak, Pimpinan TNI Polri, Guru dan Pelajar.

Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, mengatakan Festival Literasi Biak Cerdas bukan sekadar formalitas program, tetapi menjadi salah satu sarana untuk menyiapkan peserta didik agar tidak hanya mendapatkan hasil dari proses belajar di sekolah. Menurutnya, festival tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinovasi, berkreasi dan memunculkan bakat-bakat dan talentanya sejak dini.

“Ini bukan sebuah formalitas program, tetapi ini sesungguhnya merupakan salah satu sarana untuk bagaimana kita bisa menyiapkan anak-anak didik kita. Kita berharap ini ruang di mana kita memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak kita untuk bisa berinovasi, berkreativitas dan memunculkan bakat-bakat mereka yang selama ini terpendam,” ujarnya

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan serta seluruh mitra pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Festival Literasi Biak Cerdas 2026.

Bupati juga mengapresiasi kehadiran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua yang turut memantau pelaksanaan festival, khususnya dalam mendorong edukasi keuangan bagi para pelajar. Menurutnya, salah satu bagian penting dalam festival tersebut adalah mendorong anak-anak untuk mulai mempersiapkan masa depan melalui kebiasaan menabung.

“Bagaimana mempersiapkan masa depan mereka melalui menabung. Kita lihat di kiri kanan tempat ini terdapat beberapa perbankan yang membuka stand untuk bisa melayani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, mengatakan Festival Literasi Biak Cerdas 2026 juga menjadi momentum meluncurkan sejumlah inovasi pendidikan, salah satunya Kartu Bapak Tua.

Menurut Kamaruddin, Kartu Bapak Tua merupakan pengembangan dari program yang sebelumnya dikenal sebagai Kartu Biak Pintar. Program tersebut ditujukan bagi siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan, yakni kelas 1, kelas 7 dan kelas 10.

“Kita sudah pernah launching, tapi kita launching lagi dengan nama baru, yaitu Kartu Bapak Tua. Dulu kita menyebutnya Kartu Biak Pintar. Sekarang kita menyebutnya Kartu Bapak Tua, singkatan dari Bantuan Pendidikan untuk Anak,” jelas Kamaruddin.

Selain Kartu Bapak Tua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga meluncurkan Festival Toilet Sekolah sebagai upaya mendorong sekolah meningkatkan kebersihan dan pengelolaan fasilitas sanitasi. Sekolah dengan toilet terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp20 juta untuk dua kategori, yakni toilet pria dan toilet wanita.

“Jadi kami ingin mengintervensi kecepatan penanganan toilet di sekolah dengan cara yang menggembirakan. Makanya kita bikin festival. Ini akan dinilai selama setahun dan penilaiannya mulai berjalan awal September, kemudian akan diumumkan pada bulan Desember,” ujarnya.

Inovasi ketiga yang diluncurkan adalah Gerakan Mambri Mansonanem, yakni gerakan menabung Rp2.000 untuk menyongsong masa depan gemilang.

Menurutnya, ketiga inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat berbagai jenis literasi di kalangan pelajar, terutama literasi keuangan.

“Literasi itu banyak, literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi digital, literasi keuangan, literasi kewarganegaraan. Saya berharap dengan tiga inovasi ini kita memperkuat berbagai literasi, terutama literasi keuangan,” ucapnya

Sebelumnya Asisten Direktur Kantor OJK Provinsi Papua, Yosua Rinaldy menilai pelaksanaan Festival Literasi Biak Cerdas 2026 menjadi kegiatan positif untuk meningkatkan literasi keuangan anak sejak dini.

Menurutnya, pemahaman mengenai pentingnya menabung perlu ditanamkan kepada anak-anak agar mereka memiliki kemampuan mengelola keuangan sejak usia sekolah.

“Memang kegiatan ini positif sekali. Tujuannya memang untuk meningkatkan literasi keuangan mulai dari sejak dini. Makanya diberikan kepada anak-anak. Karena memang penting sekali untuk anak-anak paham namanya menabung sejak dini,” ujar Yosua.

Dalam kegiatan itu juga dirangkaikan dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba uji kompetensi SMK yang melibatkan enam SMK, termasuk SMK dari Kabupaten Supiori, lomba menyanyi, pidato bahasa Inggris, bahasa Biak dan bahasa Indonesia, Youth Innovation Challenge bagi pelajar SMA dengan tema inovasi di bidang sosial, ekonomi dan lingkungan, serta lomba matematika dan IPA bagi pelajar SMA dan SMP.

Festival Literasi Biak Cerdas 2026 dilaksanakan selama dua hari dengan kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Cenderawasih Biak dan Swissbelhotel Cendrawasih Biak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....