PW Jateng Biak Numfor Tampilkan Seni Khas di Karnaval Budaya Nusantara

  • 13 Agt 2026 05:59 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Paguyuban Warga (PW) Jawa Tengah Kabupaten Biak Numfor dan Supiori turut memeriahkan Karnaval Budaya Nusantara yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan berlangsung Rabu, 12 Agustus 2026, dengan rute perjalanan dari depan Telkom Mandala Biak hingga berakhir di depan Hadi, Jalan Imam Bonjol Biak.

Karnaval ini diikuti berbagai paguyuban, komunitas, dan organisasi masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Para peserta mempersembahkan keindahan keanekaragaman budaya melalui busana adat, tarian, hingga beragam atraksi khas masing-masing daerah asal.

Ketua PW Jawa Tengah Biak Numfor dan Supiori, Gunadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan pihaknya dapat terlibat dalam parade budaya ini.

“Kami dari Paguyuban Warga Jawa Tengah, seluruh pilar terlibat penuh dalam kegiatan parade budaya Nusantara ini. Kami bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang masih kami rasakan hingga hari ini,” ujar Gunadi.

Dalam penampilannya, PW Jawa Tengah menghadirkan ikon budaya yang sangat dikenal, yaitu replika rumah adat Joglo. Tak hanya itu, rombongan juga mengenakan pakaian adat khas berupa beskap dan kain lurik, serta menampilkan tarian khas yaitu Tari Puto Gedruk.

“Harapan kami, penampilan ini dapat menghibur masyarakat Biak sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan jiwa nasionalisme,” tambahnya.

Gunadi menjelaskan, kekuatan partisipasi kali ini sangat besar. Sebanyak 11 pilar di lingkungan paguyuban turut serta, dengan total hampir 500 personel yang turun langsung memeriahkan jalanan.

“Kami berharap dengan kesempatan tampil ini, dapat terjalin kolaborasi yang baik antarwarga serta menampilkan keindahan keanekaragaman budaya Nusantara. Lewat cara ini, kami juga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kami kepada masyarakat Biak,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata persatuan dan persaudaraan antarwarga dari berbagai latar belakang budaya yang hidup berdampingan dengan rukun di tanah Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....