PSMTI Biak Numfor Periode 2026–2030 Dilantik, Tekankan Harmoni dan Solidaritas
- 11 Agt 2026 13:23 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak — Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030 berlangsung di Swiss-Belhotel Cenderawasih Biak, Senin, 10 Agustus 2026. Ketua baru, Daniel Tanuria, bersama 30 pengurus dari berbagai bidang, siap memikul amanah untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Koordinator wilayah PSMTI se- tanah Papua, Ishak Montolalu mengajak seluruh pengurus dan warga agar tidak terlena dengan pencapaian saat ini, melainkan memetik hikmah dari perjuangan panjang sejak berdirinya PSMTI pada 28 September 1998. Ia mengenang masa selama sekitar 32 tahun lalu di mana warga keturunan Tionghoa tidak dapat merayakan Tahun Baru Imlek, menampilkan Barongsai, serta menjalankan adat istiadat dan kepercayaan secara bebas.
"Kita tidak boleh euforia semata. Perjuangan panjang itu mengajarkan satu hal, yaitu keharmonisan hidup bermasyarakat dan bernegara adalah kunci agar ke depan kita tidak lagi mengalami hal serupa," ujar Ishak.
Ia juga menyoroti perjuangan dan langkah bertahap pemulihan hak-hak warga melalui berbagai kebijakan negara, serta pentingnya UU No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan yang menjamin kesetaraan hak dan kewajiban warga negara.
Ishak juga mengingatkan pengurus baru untuk menjaga kerukunan antar generasi. "Pegang tangan yang senior, ajak berjalan bersama. Jangan yang muda berlari sendiri meninggalkan yang senior. Satukan pikiran, bahu-membahu menghadapi tantangan," Ujarnya.
Ia berharap kepengurusan muda yang baru dapat membakar semangat dan terus memperkuat solidaritas, saling menguatkan yang lemah dan bekerja sama dengan yang kuat, senantiasa berdoa dan bersatu menghadapi segala situasi.
Sementara itu, mewakili Bupati Biak Numfor, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Biak Numfor, Adam Umar, S.Ip., M.Ap, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Daerah.
"Warga Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan kemajuan Biak Numfor, baik melalui sektor ekonomi, perdagangan, sosial, maupun budaya. PSMTI harus menjadi jembatan yang memperkuat kebersamaan dan toleransi, menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu, bukan pemisah," ujar Adam.
Pemerintah Daerah juga berharap PSMTI Biak Numfor dan Persatuan Wanita Tionghoa (Perwanti) dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga iklim investasi yang kondusif serta mendukung seluruh program pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Biak Numfor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....