Pelajar Minta Jembatan Penghubung Biak-Supiori Segera dibangun Pemerintah

  • 05 Agt 2026 09:37 WIB
  •  Biak

RRI CO.ID, Biak - Para pelajar di wilayah perbatasan Kabupaten Biak Numfor dan Supiori meminta Pemerintah Provinsi Papua, segera membangun jembatan baru menggantikan Jembatan Kuning Wandos, yang kini mengalami rusak dan menghambat aktivitas belajar dan mobilitas masyarakat. Tuntutan tersebut muncul setelah hasil peninjauan Penjabat Sekda Biak Numfor Zacharias L. Mailoa bersama Dinas PUPR beberapa waktu lalu yang menyatakan Jembatan Kuning Wandos tidak layak dilalui kendaraan roda empat.

Jembatan yang dibangun sejak tahun 1980-an dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 4 meter itu kini dalam kondisi rusak berat. Saat ini akses hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan terbatas pada satu sisi.

“Kami pelajar tiap hari lewat sini untuk ke sekolah, kalau jembatan begini terus, kami takut dan aktivitas juga terhambat. Kami minta pemerintah secepatnya bangun jembatan baru,” ujar salah satu pelajar Anike Pombos

Anike

Sebelumnya Sekretaris Dinas PUPR Biak Numfor, Darma Setyawan mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan lapangan, solusi jangka panjang adalah perluh dilakukan pembongkaran dan pembangunan jembatan baru oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Ia menegaskan untuk sementara, pihaknya mengusulkan kepada Pemprov Papua untuk pembangunan jembatan darurat, agar akses tidak lumpuh total.

“Karena status Jembatan ini adalah ruas jalan provinsi, sehingga Pemda Biak Numfor akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Supiori untuk mengusulkan penanganan ke Pemerintah Provinsi Papua,” ujar Darma

Penjabat Sekda Biak Numfor Zacharias L Mailoa juga telah mengimbau masyarakat di dua kabupaten Biak Numfor dan Supiori, untuk sementara tidak melintasi jembatan tersebut menggunakan kendaraan roda dua dan empat demi keselamatan bersama.

“Kita semua berharap proses pembangunan jembatan baru dapat segera terealisasi agar aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat di perbatasan Biak-Supiori tidak terganggu,” ucap Sekda Mailoa mengakhiri

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....