JKN Dampingi Anita Manaku Jalani Pengobatan Penyakit Jantung

  • 29 Jul 2026 05:31 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Anita Manaku (66), warga Kabupaten Biak Numfor yang masih rutin menjalani kontrol di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak sejak didiagnosis menderita penyakit jantung pada tahun 2017. Baginya, kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu, karena ia dapat terus memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa terkendala biaya.

"Saya sampai sekarang masih rutin kontrol ke poli jantung. Dokter selalu memeriksa kondisi saya dan mengingatkan untuk minum obat secara teratur. Saya mengikuti semua anjuran itu supaya kesehatan tetap terjaga," ujar Anita saat berbagi pengalamannya pada Selasa 28 Juli 2026.

Sebelum mengalami penyakit jantung, Anita lebih dulu menghadapi masalah kesehatan pada tahun 2013. Saat itu ia merasakan sakit pada lambung yang menyebabkan perutnya membesar dan sulit buang air besar. Setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Biak, dokter merujuknya ke RS Wahidin Makassar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Awalnya saya hanya merasa sakit perut biasa. Lama-kelamaan perut saya membesar dan saya sulit buang air besar. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan saya terkena penyakit lambung yang membuat saya harus dirujuk ke Makassar. Saya merasa takut, tetapi saya mengikuti semua proses pengobatan karena ingin sembuh," ujarnya.

Menurut Anita, selama menjalani pengobatan ia dapat lebih tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN.

Empat tahun berselang, tepatnya pada 2017, Anita kembali merasakan keluhan kesehatan. Setelah membersihkan lahan di sekitar rumahnya, dadanya terasa sesak. Ia kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Sumberker sebelum dirujuk ke RSUD Biak.

"Saya kira hanya kelelahan karena habis bekerja. Ternyata setelah diperiksa, dokter menyampaikan saya mengalami penyakit jantung. Sejak saat itu saya harus rutin kontrol agar kondisi kesehatan tetap dipantau," ujarnya.

Sekarang, kontrol rutin telah menjadi bagian dari kesehariannya. Ia mengaku selalu berusaha datang sesuai jadwal yang diberikan dokter.

"Kalau sudah waktunya kontrol, saya usahakan datang. Saya tidak ingin melewatkan pemeriksaan karena saya ingin kondisi jantung tetap stabil. Dokter juga selalu menjelaskan perkembangan kesehatan saya dengan baik sehingga saya mengerti apa yang harus dilakukan di rumah," ucapnya.

Di akhir perbincangan, Anita berharap masyarakat tidak menunda memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, pengalaman yang ia alami menjadi pelajaran bahwa penyakit dapat datang tanpa diduga.

"Selagi masih sehat, sebaiknya pastikan kepesertaan JKN tetap aktif. Saya merasakan sendiri manfaatnya kalau harus menjalani pengobatan dalam waktu yang lama. Dengan begitu, saat membutuhkan pelayanan kesehatan, kita bisa langsung berobat," ungkap Anita mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....