Pelatihan Literasi-Numerasi Terintegrasi Gizi Bagi Guru SD Se-Biak Numfor

  • 15 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Pelatihan penyusunan modul ajar literasi, numerasi terintegrasi gizi, serta pemanfaatan alat bantu visual bagi guru Sekolah Dasar di Biak Numfor resmi dibuka, berlangsung di SD Inpres Angkasa Biak, Selasa 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari hingga 18 Juli 2026 ini diikuti oleh 57 peserta dari 9 sekolah binaan Yayasan Rumsram.

Program Manager Literasi-Numerasi Integrasi Gizi Yayasan Rumsram, Elisabeth Bukorpioper, menjelaskan kegiatan ini merupakan kelanjutan sekaligus penyegaran dari pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan UNICEF serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor.

“Kami menyadari Bapak-Ibu guru adalah garda terdepan pembelajaran. Kami hanya hadir sebagai mitra untuk mendampingi dan mendukung. Sebelumnya pada 22–25 Juni telah dilatih para pelatih, dan kini segera diteruskan kepada guru agar ilmu yang didapat masih segar dan langsung dapat diterapkan,” ujar Elisabeth.

Fokus utama pelatihan ini mencakup penguasaan 9 komponen literasi dan 6 komponen numerasi yang dipadukan dengan materi gizi (GiSI), penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terintegrasi, serta pemanfaatan media visual yang kreatif. Yayasan Rumsram menggandeng mitra lain yang memiliki keahlian khusus dalam penyusunan modul dan alat peraga guna mendukung keberhasilan program ini.

Program yang berjalan sejak 2025 ini direncanakan berlanjut hingga 2027, tergantung pada praktik baik yang berkembang di sekolah-sekolah. Pasca pelatihan, tim fasilitator akan rutin melakukan pendampingan tanpa menggantikan peran pengawas sekolah, melainkan untuk saling menguatkan dan membagi praktik cerdas pembelajaran.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Daud Farwas, SE, mengapresiasi langkah kolaborasi antara pemerintah daerah, UNICEF, dan Yayasan Rumsram.

“Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Biak Numfor. Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini hingga tuntas,” ujar Daud.

Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mendukung penerapan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. Sarana seperti televisi dan smartboard yang sudah tersedia di sekolah harus dimanfaatkan secara optimal agar pembelajaran di kelas awal menjadi lebih menarik dan bermakna.

“Kami berharap setelah kegiatan ini terjadi perubahan nyata dalam proses belajar mengajar. Guru semakin terampil menyusun perangkat ajar, memadukan materi gizi, dan memanfaatkan media visual. Hasil baik dari sekolah-sekolah ini nantinya bisa menjadi teladan bagi sekolah lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pembelajaran yang lebih menyenangkan, kreatif, dan inovatif guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....