Ketua TP PKK dan Bunda Paud Se-Kabupaten Biak Numfor 2025–2030, Resmi Dilantik

  • 06 Jul 2026 17:40 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Biak Numfor menggelar pelantikan Ketua TP PKK serta pengukuhan Bunda Paud tingkat Distrik se-Kabupaten Biak Numfor periode 2025–2030. Berlangsung di Swiss-Belhotel Cenderawasih Biak, Senin 6 Juli 2026.

Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H.,M.M dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia menekankan dua amanah besar yang diemban, yaitu memajukan kesejahteraan keluarga melalui sepuluh program pokok PKK, serta mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di masing-masing wilayah.

"Ibu-ibu sekalian adalah pribadi yang memiliki dedikasi tinggi. Peran Ibu sangat vital sebagai garda terdepan membantu pemerintah mengatasi isu prioritas daerah, pengentasan kemiskinan, ketahanan ekonomi keluarga, dan yang paling utama saat ini adalah penurunan angka stunting di setiap kampung dan distrik," ujar Bupati Markus.

Bupati juga mengungkapkan kebanggaan atas capaian Kabupaten Biak Numfor yang meraih peringkat ketiga dari 42 kepala daerah se-Tanah Papua untuk kategori penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan dalam penganugerahan Pemerintah Daerah Berprestasi pekan lalu.

"Ini bukan kerja Bupati semata, melainkan kerja kita semua berjenjang dari kampung, distrik hingga kabupaten," tegasnya.

Prestasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Pemerintah menargetkan masuk dalam 1–4 kategori penilaian selanjutnya saat kunjungan Ketua TP PKK Pusat pada 2 Agustus mendatang. Untuk itu, dukungan seluruh pihak termasuk sekitar 1.400 kader Posyandu sangat dibutuhkan.

Bupati Markus memaparkan empat arahan utama bagi pengurus TP PKK dan Bunda Paud, yaitu: Segera lakukan konsolidasi dengan pengurus PKK tingkat kampung dan kepala distrik. Anggaran untuk PKK wajib dialokasikan oleh setiap kampung dan akan diawasi secara ketat saat kegiatan retret seluruh kepala kampung pada Kamis mendatang. Gali potensi lokal seperti kerajinan dan ketahanan pangan untuk membangun ikon khas tiap kampung seperti Kampung Ambroben yang identik dengan ikan julung serta mendorong ekonomi keluarga. Fokus pada penanganan stunting dan gizi buruk melalui pelayanan Posyandu yang optimal, serta wajibkan setiap kampung memiliki layanan Paud dan dorong partisipasi anak untuk mengenyam pendidikan usia dini sebagai fondasi masa depan.

"Kami berkomitmen penuh mendukung seluruh program PKK. Mari bekerja dengan hati, Jalani dan pahami setiap tugas sampai tuntas,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Imelda Wospakrik Mansnembra, S.Pd., M.M., berharap pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal pelaksanaan amanah dengan tulus.

"TP PKK adalah mitra pemerintah yang paling dekat dengan kehidupan keluarga. Semangat sukarela, kebersamaan, dan gotong royong adalah kekuatan kita," ujarnya.

Ia berpesan kepada pengurus baru: jadilah teladan, fokuskan upaya pada sepuluh program PKK terutama gizi, ekonomi keluarga, dan lingkungan, serta selalu bersinergi dengan pemerintah distrik, kampung, dan tokoh masyarakat. Khusus untuk Bunda Paud, ia mengingatkan agar memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan berkualitas, serta mengajak orang tua berperan aktif mendampingi anak di rumah.

"Kekayaan budaya, alam, dan manusia di Biak Numfor adalah modal kita membangun keluarga yang sejahtera, mandiri, dan menjunjung persaudaraan. Mari berkarya demi Biak Numfor yang lebih baik," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap, dengan kekompakan dan kerja sama seluruh elemen mulai dari kabupaten, distrik, kampung, hingga kader di lapangan, amanah yang diemban dapat membawa perubahan nyata yang lebih baik lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....