Lomba Foto Bawah Laut Taraf Internasional Siap Menjadi Daya TariK FBMW 2026

  • 30 Jun 2026 07:23 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Penyelenggaraan Festival Biak Munara Wampasi 2026 yang berlangsung pada 1–7 Juli 2026 mendapat dukungan penuh dari pelaku wisata Bahari d Biak Numfor. Berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari untuk memastikan kelancaran acara, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan berbasis alam dan laut.

Yudith Than, Master of Scuba Diver Trainer dari Biak Dive Resort, menjelaskan bahwa persiapan untuk acara tahun ini sudah direncanakan dan dilaksanakan sejak beberapa bulan bahkan satu tahun sebelum pelaksanaan.

“Kegiatan ini sudah menjadi agenda tetap dan telah tercatat dalam jadwal nasional, sehingga kami sebagai operator wisata sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Kami sudah menyiapkan paket perjalanan yang disesuaikan agar wisatawan yang datang bisa memperpanjang kunjungannya. Sampai saat ini, jadwal kunjungan untuk bulan Juli tercatat cukup padat, bahkan ada tamu yang berencana menginap hampir satu bulan penuh,” ujarnya, pada Senin 29 Juni 2026.

Salah satu kegiatan unggulan yang ditampilkan dalam festival kali ini adalah lomba foto bawah laut yang diselenggarakan dengan taraf internasional. Kegiatan ini menjadi yang ditunggu-tunggu dan diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi promosi pariwisata daerah.

“Yang menjadi keunikan tahun ini adalah adanya lomba foto bawah laut tingkat internasional. Kehadiran fotografer-fotografer bawah laut berkaliber tinggi ini bukan hanya untuk mengikuti acara, tetapi juga menjadi sarana terbaik untuk memperkenalkan keindahan Biak ke kancah dunia. Lebih dari itu, hasil karya mereka akan menjadi materi promosi yang sangat berharga dan dapat digunakan kembali untuk mempromosikan keindahan alam Biak di masa mendatang,” jelas Yudith.

Dalam pelaksanaan seluruh kegiatan, semaksimal mungkin untuk melibatkan masyarakat lokal. Menurut Yudith, hampir seluruh aspek pelaksanaan acara melibatkan warga setempat, mulai dari penyiapan kebutuhan acara, pelayanan keamanan, hingga pendukung kegiatan lainnya.

“Kami berusaha sebaik mungkin agar masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Tugas-tugas yang membutuhkan keahlian khusus, seperti menjadi pemandu penyelaman (dive master), kami serahkan kepada mereka yang memiliki sertifikasi resmi. Sementara itu, tugas-tugas yang bisa dilakukan oleh masyarakat sekitar kami berikan kepada warga setempat agar mereka dapat memperoleh manfaat ekonomi dan pengalaman langsung dari acara ini,” jelasnya.

Mengingat sebagian besar kegiatan berlangsung di wilayah perairan, persiapan keamanan dan kesehatan menjadi perhatian utama. Yudith menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas dan tenaga pendukung untuk memastikan keselamatan seluruh peserta dan wisatawan.

“Untuk kebutuhan kesehatan, kami telah menyiapkan tenaga medis yang siaga di lokasi acara, serta menjalin kerja sama dengan dokter dan fasilitas kesehatan yang ada di daerah. Bahkan kami juga telah mengatur kesiapan fasilitas hiperbarik sebagai salah satu penanganan darurat yang diperlukan dalam kegiatan penyelaman,” ungkapnya.

Selain mempersiapkan pelayanan dan kegiatan, pelaku wisata juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. Yudith mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merawat lingkungan perairan Biak agar tetap terjaga keindahannya untuk generasi mendatang.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian laut. Bagi mereka yang berenang, melakukan snorkeling atau menyelam, kami mengingatkan agar selalu menggunakan pelampung. Pelampung bukan berarti kita tidak bisa berenang, tetapi berfungsi untuk menjaga agar kita tidak menginjak atau merusak terumbu karang. Begitu juga dengan penggunaan sepatu pelindung di perairan, hal ini tetap tidak menjamin kita tidak akan merusak ekosistem laut. Jika ekosistem laut terganggu, maka dampaknya akan terasa tidak hanya saat ini tetapi juga untuk pelaksanaan acara di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Ia juga mengajak wisatawan yang berkunjung untuk mematuhi aturan dan menjaga kebersihan. “Kepada masyarakat biak numfor dan calon wisatawan yang akan datang ke Biak, silakan nikmati keindahan alam yang ada. Namun ingatlah untuk selalu membawa kembali sampah Anda masing-masing. Kami menyediakan berbagai layanan dan paket perjalanan yang siap membantu Anda menikmati pengalaman yang berkesan dan tidak terlupakan di sini,: ungkapnya.

Sampai saat ini, seluruh persiapan yang dilakukan dinilai sudah berjalan dengan baik dan siap dilaksanakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....