Bupati Biak Numfor Sambut 30 Mahasiswa KKN UGM untuk Pengabdian 50 Hari di Saribra
- 24 Jun 2026 13:28 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menerima langsung 30 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di Gedung Negara Kabupaten Biak Numfor, Rabu 24 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa didampingi dosen pembimbing lapangan, Ir. R. Rachmat A. Sriwijaya. Selama 50 hari ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kampung Saribra, Pulau Bromsi, Distrik Aimando Padaido.
Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, mengatakan program KKN UGM di Biak Numfor telah berlangsung sejak 2018 dan terus berlanjut hingga saat ini. Menurutnya, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tentunya pelaksanaan KKN dari pihak UGM ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, sejak 2018 dan berlanjut terus hingga saat ini. Dalam proses penerimaan tadi, kami juga telah mendengar langsung presentasi yang disampaikan oleh para mahasiswa terkait dengan program-program yang akan mereka laksanakan saat berada kurang lebih selama 50 hari di lokasi pelaksanaan KKN,” ujar Bupati
Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN tahun ini diarahkan ke Distrik Aimando, tepatnya di Kampung Saribra, Pulau Bromsi. Program yang akan dijalankan mahasiswa dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama pada sektor pariwisata, perikanan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kita berharap para mahasiswa ini ketika melaksanakan tugas KKN ini bukan sebuah formalitas yang mereka lakukan saja, tetapi sesungguhnya mereka datang hadir di Biak untuk melaksanakan kewajiban mereka yaitu pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Bupati Markus berharap selama masa pengabdian tersebut para mahasiswa dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat di gugusan Kepulauan Aimando-Padaido maupun Kabupaten Biak Numfor secara umum.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM Biak Numfor, Ir. R. Rachmat A. Sriwijaya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor yang terus mendukung pelaksanaan KKN UGM.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan Kabupaten Biak Numfor, khususnya kepada Bapak Bupati yang telah sekian kali berkenan untuk menerima tim KKN UGM di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.
Rachmat mengatakan, selain menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, KKN juga bertujuan memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat di lokasi pengabdian.
“Tahun ini kami kembali dengan 30 mahasiswa. Dengan tujuan sebenarnya adalah selain mahasiswa mempraktikkan apa yang mereka dapatkan di kampus, tetapi utamanya adalah bagaimana bisa berkontribusi terhadap masyarakat di sekitar lokasi KKN yaitu di Kampung Saribra, Aimando,” ujarnya.
Ia menambahkan, fokus kegiatan KKN tahun 2026 adalah membantu pengembangan potensi Kampung Saribra, khususnya di bidang pariwisata dan perikanan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
“Khususnya kali ini untuk tahun 2026, mahasiswa akan fokus di Kampung Saribra dan sekitarnya, bagaimana kita bisa membantu bersama pemerintah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Kampung Saribra, khususnya pariwisata dan juga perikanan,” ucapnya
Ketua Koordinator Mahasiswa Unit KKN PPM UGM Biak elok 2026, Sarasvati Baktiantoro dari Program Studi Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya, menyebut selama 50 hari di Saribra Bromsi akan melaksanakan berbagai program kerja, yang telah dirancang, dengan harapan program tersebut nantinya dapat memberikan perubahan bagi masyarakat setempat.
“Mungkin untuk yang utamanya terlihat perubahan dari infrastruktur, dari pembangunan lampu-lampu di jalan yang menggunakan panel surya, kemudian dari sisi UMKM nanti ada membuat olahan-olahan yang ada di pesisir di Pulau Bromsi. dan dari pendidikan semoga bisa membawakan perubahan untuk anak-anak di sana agar mempunyai mimpi yang lebih besar dari berbagai program kerja yang ada di pendidikan,” ujarnya
Untuk diketahui, mahasiswa peserta KKN-PPM Universitas Gadja Mada 2026,Secara nasional ditempatkan di 298 unit lokasi yang tersebar di 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi di Indonesia, sementara untuk di papua, terdiri dari 7 tim yang tersebar di Jayapura, Manokwari, Raja Ampat dan Biak Numfor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....