Kampanye “Orang Tua Hebat, Anak Cerdas dan Sehat” Perkuat Peran serta Orang Tua di Biak
- 13 Jun 2026 10:56 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Kampanye pendidikan bertema “Orang Tua Hebat, Anak Cerdas dan Sehat”. Berlangsung di halaman SD Inpres Sorido, Sabtu 13 Juni 2026, dan melibatkan orang tua, guru, serta kepala sekolah dari sembilan SD di Kabupaten Biak Numfor, dampingan Yayasan Rumsram bekerja sama dengan UNICEF serta didukung oleh Pemerintah Jepang, disambut antusias oleh orangtua siswa.
Program Manager Literasi, Numerasi, dan Gizi Yayasan Rumsram Biak Numfor, Elizabeth Bukorpioper, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran baru bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan kerja sama erat antara orang tua dan pendidik.
“Kami ingin mengajak orang tua menjadi mitra sejajar sekolah. Mendampingi anak membaca, menulis, dan berhitung di rumah sangat penting, terutama bagi siswa kelas awal. Namun dukungan ini juga diperlukan untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 agar kemajuan belajar terus berlanjut,” ujarnya.
Elizabeth menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari program terstruktur yang mencakup beberapa komponen utama, yaitu : Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan pendampingan rutin oleh fasilitator Rumsran, Penerapan pembelajaran aktif dan menyenangkan agar siswa lebih terlibat di kelas, Penyediaan bahan bacaan dan pembentukan sudut baca di sekolah dengan partisipasi orang tua, Pengembangan akses baca melalui perpustakaan sekolah maupun kampung, serta Keterlibatan aktif orang tua untuk melanjutkan proses belajar di rumah

“Tempat belajar tidak harus ruang khusus. Dapur, ruang tamu, hingga halaman rumah bisa dijadikan sarana belajar. Melalui kegiatan hari ini kami juga mengadakan simulasi mendampingi membaca dan doorprize agar suasana lebih hidup,” tambahnya.
Kegiatan hari ini diawali dengan jalan sehat, dilanjutkan sosialisasi bersama narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Anggota DPRK yaitu tokoh perempuan biak numfor.
Menurut Elizabeth, dukungan lembaga pendamping seperti Yayasan Rumsram memiliki batas waktu. Oleh karena itu, kunci keberhasilan ada pada kesadaran mandiri orang tua.
“Jangan hanya datang ke sekolah saat menerima rapor atau diundang saja. Kami ingin orang tua terlibat secara proaktif. Bekal literasi, numerasi, dan gizi yang baik akan menjadi modal masa depan anak hingga 10, 15, bahkan 20 tahun mendatang,” ungkapnya.

Semetara itu, Salah satu orang tua siswa dari SD YPK Sorido, Lidya Sroyer, menyampaikan rasa syukur atas kegiatan ini. “Ini membangkitkan semangat kami. Sekarang kami lebih paham cara mendampingi anak belajar di rumah, bukan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada guru,” ujarnya.
Melalui gerakan ini, diharapkan tantangan dalam peningkatan literasi dan numerasi di Biak Numfor dapat terus teratasi secara bertahap dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....