Rakorda BPBD Se-Provinsi Papua, Siap Digelar di Biak Numfor pada 3-4 Juni 2026
- 02 Jun 2026 18:25 WIB
- Biak
RRI.CO.ID.Biak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Biak Numfor memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BPBD Se-Provinsi Papua telah rampung dan siap digelar sesuai jadwal, pada tanggal 3 hingga 4 Juni 2026. Kegiatan ini akan mempertemukan perwakilan dari satu kota dan delapan kabupaten se-Papua yang berpusat di Biak Numfor sebagai tuan rumah.
Kepala BPBD Kabupaten Biak Numfor, Lot L. Yensenem, menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan penunjukan dari BPBD Provinsi Papua, di mana Biak Numfor dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan penting tersebut. Seluruh kebutuhan, mulai dari administrasi, akomodasi, hingga transportasi internal telah disiapkan oleh panitia lokal, dengan tetap berpedoman pada petunjuk teknis dari panitia provinsi.
"Pada prinsipnya persiapan sudah tuntas dan kegiatan siap dilaksanakan besok. Penyelenggaraan ini berlangsung selama dua hari, dan sebagian besar peserta dari berbagai daerah seperti Jayapura, Serui, Waropen, hingga Sarmi sudah tiba di Biak dan bersiap mengikuti rangkaian acara sesuai jadwal," ungkapnya Pada Selasa 2 Juni 2026.
Dalam agenda ini, dijadwalkan Gubernur Papua akan membuka kegiatan secara resmi. Namun, mengingat Gubernur dan Wakil Gubernur baru saja berkunjung ke Biak Numfor satu minggu yang lalu, kewenangan untuk membuka acara sekaligus menyampaikan sambutan akan didelegasikan kepada Bupati Biak Numfor selaku perwakilan pemerintah daerah dan tuan rumah.
Peserta yang hadir dalam rekorda ini terdiri dari unsur pimpinan BPBD di tingkat kabupaten dan kota, meliputi Kepala BPBD, Sekretaris, serta Kepala Bidang. Selain itu, turut diundang pula Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta pejabat terkait, dengan fokus pembahasan utama mengenai perencanaan daerah, pengelolaan keuangan, dan penyusunan program kegiatan penanggulangan bencana.
Untuk materi dan pemaparan, panitia telah menyiapkan narasumber yang kompeten, tidak hanya dari unsur provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga menghadirkan pemateri inti langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Narasumber dari pusat pun dikabarkan sudah berada di Biak untuk mematangkan persiapan.
Terkait suasana keamanan dan kenyamanan peserta, pihak BPBD memberikan penegasan terkait insiden ledakan dugaan bom peninggalan Perang Dunia II yang terjadi beberapa hari lalu di Biak Numfor. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah yang tidak terduga dan di luar kendali, bukan merupakan kejadian yang direncanakan.
"Kejadian ledakan bom peninggalan perang kemarin adalah musibah yang tidak terduga dan sudah ditangani sepenuhnya oleh pihak berwenang, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga Basarnas. Kami menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya bagi para korban musibah tersebut," ujarnya.
Peristiwa itu diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga serta bahan evaluasi dan pengawasan lebih ketat bagi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....