HUT ke-76 IGTKI di Biak Tekankan Kesejahteraan Guru Kunci Pendidikan Berkualitas

  • 26 Mei 2026 13:52 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Perayaan puncak syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Biak Numfor, berlangsung di Gedung Yasokabi, Selasa 26 Mei 2026. Acara yang seharusnya dilaksanakan pada 22 Mei lalu ini mundur pelaksanaannya karena para pengurus dan anggota turut hadir dalam peringatan di tingkat Provinsi Papua di Jayapura.

Mengusung tema “76 Tahun IGTKI-PGRI: Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat pengabdian bagi kemajuan pendidikan bangsa.

Dalam sambutan Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI yang dibacakan oleh Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Biak Numfor, Susi Tridiana Herminawati, S.Pd.AUD, disampaikan bahwa usia 76 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi organisasi ini. Selama perjalanan panjangnya, IGTKI-PGRI telah memegang peran penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini melalui layanan TK yang berkualitas.

“Guru Taman Kanak-Kanak adalah peletak dasar pembentukan karakter, nilai, moral, kemandirian, dan kemampuan dasar anak sebelum mereka memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, melainkan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan sepanjang hayat,” tegas Susi saat membacakan sambutan Hj. Eka Putri Handayani, M.Pd.

Tema yang diangkat tahun ini dinilai memiliki makna strategis. Penguatan peran pendidikan TK dianggap sangat krusial dalam kebijakan pendidikan nasional, terlebih dalam mendorong implementasi program wajib belajar 13 tahun yang berakar dari jenjang TK.

“Apabila fondasi pendidikan kuat sejak TK, maka anak akan lebih siap secara akademik, sosial emosional, dan berkarakter. Namun, kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru TK. Guru yang sejahtera akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa,” tambahnya.

Pada usia ke-76 ini, IGTKI-PGRI menegaskan komitmennya dalam empat hal utama: mendorong peningkatan kesejahteraan guru TK, menguatkan kompetensi secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat posisi TK sebagai fondasi pendidikan nasional.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan HUT ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi perjalanan panjang pengabdian tanpa batas. Selama 76 tahun, IGTKI telah menjadi rumah dan wadah perjuangan pendidik untuk mencetak generasi cerdas dan berakhlak mulia.

Menurut Imelda, tema tahun ini sangat relevan karena menempatkan kesejahteraan guru sebagai kunci utama kualitas pendidikan. “Guru yang sejahtera akan melahirkan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Anak usia dini berada di masa emas, apa yang diajarkan dan kasih sayang yang dicurahkan menjadi fondasi masa depan mereka,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru TK yang dinilai memiliki ketangguhan luar biasa. “Guru TK itu lincah, menghibur anak-anak, padahal dalam kehidupan pribadi pasti ada naik turun, ada tantangan. Itu luar biasa, pantas kita berikan tepuk tangan terima kasih,” ungkapnya.

Imelda berpesan agar seluruh guru terus berinovasi, berkreasi, meningkatkan profesionalisme, dan tak henti mempelajari metode pembelajaran yang sesuai tahapan perkembangan anak. Ia berharap IGTKI semakin solid dan terus menginspirasi.

“Dirgahayu ke-76 IGTKI-PGRI. Guru TK Sejahtera, Anak Indonesia Kuat,” ucapnya.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Meice Rumaropen menyampaikan apresiasi mendalam atas peran strategis IGTKI dan para guru TK. Menurutnya, guru TK adalah garda terdepan pembentukan karakter anak sejak dini, dan tugas mulia ini merupakan ladang pengabdian yang bernilai tinggi.

“Dinas Pendidikan akan terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru serta kesejahteraan tenaga pendidik. Kami berharap IGTKI semakin solid, adaptif terhadap metode modern, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” ucapnya.

Ia juga berharap momentum HUT ini menjadi ajang refleksi untuk terus berinovasi demi menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Semoga IGTKI semakin jaya, sukses, dan tetap menjadi wadah perjuangan memajukan pendidikan di tanah air,” ujarnya.

Acara puncak syukuran ini dihadiri oleh Ketua Pokja Bunda PAUD, para Pengawas Pendidikan, Kepala Sekolah TK, Yayasan Rumsram, perwakilan PT Intan Pariwara, sesepuh IGTKI, serta para guru TK se-Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan diakhiri dengan harapan besar bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Biak Numfor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....