Meriahkan HUT ke-55, SMP YPPK St.Petrus Biak Gelar Turnamen Gawang Mini Tingkat SD
- 18 Mei 2026 18:50 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Dalam rangka memeriahkan peringatan Ulang Tahun ke-55, SMP YPPK Santo Petrus Biak menggelar kegiatan Turnamen Sepak Bola Gawang Mini yang diikuti oleh para siswa Sekolah Dasar (SD) di Biak. Pembukaan dilaksanakan secara resmi di Lapangan Olahraga SMP YPPK Santo Petrus Biak, Senin 18 Mei 2026.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa secara simbolis oleh Pengawas Pembina SMP YPPK St. Petrus Biak, Agustina Parorongan, S.Pd, bersama Ketua Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Biak Numfor, Pastor Bernadus Beda Kedang, SCJ., serta didampingi oleh perwakilan para guru di lingkungan sekolah.
Ketua Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Biak Numfor, dalam kesempatan ini mengapresiasi inisiatif sekolah yang mengangkat tema beragam kegiatan untuk merayakan usia sekolah yang telah menginjak setengah abad lebih. Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar pesta, melainkan wadah positif bagi anak-anak untuk berkembang.
“Ini luar biasa, SMP YPPK Santo Petrus Biak kini genap berusia 55 tahun, sebuah peristiwa panjang yang patut kita syukuri bersama. Untuk memeriahkannya, kami mengadakan Turnamen Gawang Mini serta beragam jenis lomba lainnya bagi anak-anak SD se-Kota Biak,” ujar Pastor Bernadus.
Ia menambahkan, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menggali dan mengembangkan minat serta bakat siswa tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga seni, paduan suara, hingga kreativitas di bidang media digital. Kedua, kegiatan ini menjadi sarana perkenalan sekaligus promosi sekolah kepada calon siswa baru.
“Harapan kami, selain mengembangkan bakat, dengan berkumpulnya anak-anak SD di sini, mereka memiliki gambaran dan referensi sekolah lanjutan. Kami berharap setelah lulus SD, mereka berkenan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, dan tentu saja SMP Santo Petrus siap menampung mereka,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun persaudaraan dan pergaulan sehat antar siswa dari berbagai sekolah, guna mencegah pengaruh buruk sejak dini melalui kebersamaan yang positif.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Daniel Aibekob, menjelaskan bahwa awalnya pendaftaran diikuti oleh 11 sekolah, namun satu sekolah mengundurkan diri sehingga tersisa 10 sekolah yang bertanding. Meski demikian, panitia tetap bersemangat dan telah menyiapkan rangkaian pertandingan dengan sistem babak penyisihan atau semi-kompetisi untuk mendapatkan juara yang benar-benar unggul.
“Kami menargetkan kegiatan ini berjalan selama satu minggu hingga selesai. Tujuan kami selain mempromosikan sekolah, juga untuk kembali menjaring bibit-bibit unggul. Diketahui, sekolah kami telah banyak melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional, dan momen ini adalah saat yang tepat mencari penerusnya,” jelas Daniel.
Daniel juga berpesan kepada seluruh peserta, pelatih, dan pendukung agar senantiasa menjunjung tinggi semangat olahraga yang sejati, mengutamakan persahabatan, kedamaian, dan sportivitas di atas segalanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....