Petugas Upacara Hardiknas di SD Negeri Awai DistrikPadaido Kenakan Baju Adat
- 02 Mei 2026 15:25 WIB
- Biak
RRI.CO,ID, Biak - Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) tanggal 2 Mei 2026 berlangusng hikmad diikuti puluhan siswa SD Negeri Awai Distrik Padaido Kabupaten Biak Numfor. Bertindak selaku inspektur upacara Kepala SD Negeri Awai ,Ayyub,S.Pd dan diikuti para guru, kepala kampung serta perwakilan orang tua.
Petugas upacara mengenakan baju adat Papua,mulai dari pemimpin upacaa, petugas pengibar bendera hingga pembaca UUD 1945
Kepala SD Negeri Awai Ayyub sata dihubungi RRI, Sabtu siang mengatakan ,siswa petugas upacara peringatan Hardiknas mengenakan bajua dat sebagai komitmen sekolah dalam menjaga dan melesatrikan budaya. Pada kesempatan itu pihak sekolah menyerahkan bantuan kepada siswa serta donasi alat musik dari donator, dan penyerahan apresiasi bagi sisswa berprestasi
“Siswa petugas upacara mengenakan baju adat sebagai komitmen kami untuk tetap menjaga dan melestarikan adat, budaya di duni pendidikan,”ujar Ayyub
“Hari ini juga kita mengadakan beberapa lomba secara sederhana untuk meramaikan peringatan Hardiknas unutk anak-anak, orang tua dan masyarakat, selain itu juga kami menyerahkan bantuan pemerintah berupa Program Indonesia Pintar (PIP) yang kemudian orang tua menyerahkan sepenuhnay kepada guru untuk dibelanjakan beberapa perlengakpan sekolah termasuk baju batik dan rapor,sehingga semua anak mendapatkan meski tidak semua mendapat PIP,”ucapnya
Ayyub menembahkan,di momen Hardiknas juga diserahkan donasi dari donator berupa alat music kepada pihak sekolah yang diserahkan kepala kampung,

“Ada alat music yang diserahkan kepada sekolah dari donatur dan di momen hari ini juga kami sekolah menyerahkan sertifikat penghargaan kepada salah satu siswa berprestasi sebagai juara umum Olimpiada Sain Ilmu Pengetahuan Sosial yang diselenggarakan Universitas Pendidikan Ganesha Bali,dan selanjutnya akan bersiap mengikuti tingkat Provinsi pekan depan,”ujar Ayyub
Sementara momentum Hardiknas sebagai guru di wilayah kepulauan menurut Ayyub sebagai refleksi keberadaan profesi guru yang lebih pada sebuah penghormatan bukan hanya sekedar pengabdian
“Makna Hardinask bagi kami di kepulauan ini sangat sederhana yaitu momen untuk kami memilih menjadi guru, jadi semua penuh tantangan, baik di kota hingga di daerah 3T dan khusus di sini, bagiamana anak-anak ,guru harus menyeberang laut,cuaca tidak bersahabat, listrik terbatas, tapi kita tetap semangat bahwa momen Hardiknas ini apa yang kami lakukan penting walau kadang terlihat tidak besar,tapi kami percaya bahwa keberadaan kami di pulau ini bukan sebuah pengorbana namun sebuah penghormatan,karena kami menjunjung tinggi profesi kami bahwa dimana anak-anak membutuhkan maka disitulah kami ada,”ucapnya

Ayyub selanjutnya berharap anak-anak di wilayah kepulauan memiliki kesempatan yang luas untuk tetap maju meski hambatan maupun kendala akses dan lainnya
“Alhamdulillah melalui upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor dengan fasilitas yang bisa lebih baik.,selain itu juga dinas memberikan kesejahteraan guru melalui beberapa tunjangan sehingga guru dapat mengajar dengan lebih baik dan maksimal ,anak-anak juga dapat belajar dengan nyaman ,intinya kami berharap anak-anak di wilayah kepulauan Padaido memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di daerah lain akrena kami percaya meski dari pulau mereka bisa menajdi orang-orang hebat di masa depan,”ucar Ayyub \
Terdata hingga saat ini sebanyak 53 siswa kelas 1 hingga 6 di SD Negeri Awai Distrik Padaido
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....