Peresmian Amazing Grace Hotel Biak, Wujudkan Kemandirian Ekonomi GKI
- 24 Apr 2026 16:18 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak - Setelah melalui perjalanan pembangunan selama kurang lebih 14 tahun, Mess GKI atau Amazing Grace Hotel Biak resmi diresmikan dan ditahbiskan pada Jumat 24 April 2026. Pembangunan fasilitas milik Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua ini berada di wilayah pelayanan Klasis Biak Selatan.
Perjalanan panjang pembangunan ini bermula sejak peletakan batu pertama pada 1 Juli 2012 silam. Saat itu, proses inisiasi digagas langsung oleh Bupati Biak Numfor periode sebelumnya, almarhum Bapak Yusuf Melianus Maryen.
Pembangunan senilai Rp8,9 Miliar ini sepenuhnya bersumber dari bantuan hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor untuk Tahun Anggaran 2012, 2025, dan 2026.
Berdiri di atas lahan seluas 1.560 meter persegi, bangunan seluas 680 meter persegi ini memiliki 22 kamar dengan kapasitas 40 tempat tidur.

Dalam sambutannya pada acara peresmian, Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berkomitmen menyelesaikan proyek ini. Pemerintah Daerah melihat pembangunan ini sebagai wujud kepercayaan besar dari Pimpinan BPAM Sinode GKI di Tanah Papua.
"Kita patut mendoakan dan mengenang jasa almarhum Bapak Yusuf Melianus Maryen. Beliaulah pencetus awal gagasan mulia ini untuk memajukan pelayanan GKI di Tanah Papua," ujar Bupati Markus.
Ia menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial belaka. "Ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah untuk mendukung Tugas Tiga Panggilan Gereja, yaitu Bersekutu, Bersaksi, dan Melayani di Tanah Papua," ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor yang telah menyetujui dukungan anggaran pembangunan.
Bupati Markus Oktovianus Mansnembra berpesan agar bangunan yang telah diresmikan ini dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik.
"Saya dengar ada kerjasama dengan mitra strategis. Pastikan pengelolaan berjalan profesional, jujur, dan transparan dalam pengelolaan keuangannya agar manfaatnya terasa luas bagi jemaat dan masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., menyatakan bahwa peresmian hari ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa setelah perjalanan panjang 14 tahun. Ia menjelaskan bahwa Amazing Grace Hotel Biak adalah aset kedua milik Sinode GKI di Tanah Papua, setelah Bangunan di Jayapura.
"Kita bersyukur. Di tengah tantangan situasi ekonomi dan kondisi dunia saat ini, Gereja tidak boleh diam. Kita harus bangkit mengelola potensi ekonomi yang ada di tanah papua ini,"ungkapya.
Ia berharap fasilitas ini menjadi contoh pengembangan aset gereja untuk kesejahteraan umat.
Pembangunan fasilitas ini memiliki makna mendalam sebagai wujud nilai sosial, ekonomi, dan budaya GKI.
Adapun tujuan utamanya adalah Mengubah aset menjadi sumber pendapatan untuk menunjang pelayanan gereja. Mendukung posisi Biak sebagai pusat kawasan Teluk Cenderawasih melalui penyediaan akomodasi dan sarana pertemuan, dan Membangun kemandirian ekonomi gereja berbasis potensi lokal.
Rangkaian acara peresmian ini diawali dengan Ibadah Syukur Bersama, dilanjutkan dengan prosesi pentahbisan oleh para hamba Tuhan. Puncak acara diisi dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati Biak Numfor bersama Ketua Sinode GKI di Tanah Papua.
Keberadaan Amazing Grace Hotel Biak diharapkan tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru, pendukung kemajuan daerah, serta penebar damai sejahtera Allah bagi seluruh warga Biak Numfor dan Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....