Camping Paskah GKI Maranatha Biak, Anak dan Remaja Belajar Hidup Peduli Sesama
- 04 Apr 2026 10:47 WIB
- Biak

RRI.CO.ID, Biak – Sekitar 258 anak dan remaja dari Jemaat GKI Maranatha Biak Numfor antusias mengikuti kegiatan Camping Paskah yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 4 April 2026 di lingkungan Gedung Gereja. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada 30 Maret 2026 dan diikuti oleh peserta mulai dari usia TK (4 tahun) hingga Remaja Alkitab (17-18 tahun) yang berasal dari lima rayon pelayanan.
Ketua Panitia Camping Paskah, Isna Weyai, menjelaskan bahwa Tema Paskah GKI Maranatha Biak adalah "Kita Peduli Karena Tuhan Yesus Peduli", sementara untuk materi Kegiatan Paskah disusun langsung oleh Sinode GKI di Tanah Papua.
"Kegiatan ini bertujuan membina anak supaya mempunyai hati yang peduli seperti Tuhan Yesus. Kami bagi menjadi tiga fokus utama, yaitu peduli pada diri sendiri, peduli pada sesama, dan peduli pada lingkungan," ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Selama empat hari, anak-anak dan remaja mengikuti serangkaian kegiatan mulai pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore, dengan pengecualian untuk anak TK yang beraktivitas hingga siang hari, sementara remaja melanjutkan kegiatan hingga menginap.
Adapun materi dan kegiatan yang disampaikan antara lain:
-Pembinaan Rohani Pendalaman Alkitab PA dan PPA yang disampaikan oleh Pelayan Jemaat dan Guru Sekolah Minggu.
- Edukasi Kesehatan: Ceramah kesehatan gigi dan mulut serta kesehatan reproduksi yang akan disampaikan oleh dokter-dokter bekerja sama dengan pihak rumah sakit.
- Sosial dan Teknologi: Penyuluhan tentang bahaya bullying dan pengaruh gadget yang disampaikan oleh narasumber terlatih dari WVI.
- Pengembangan Minat dan Bakat: Peserta dibagi ke dalam empat divisi yaitu Musik (Ukulele), Kreasi Menggambar, Sastra (Drama, Puisi, Cerita), dan Keterampilan membuat kerajinan dari bahan daur ulang (kertas/karton).

Sebagai wujud implementasi subtema peduli sesama, panitia juga menggelar Aksi Peduli. Kegiatan ini berupa pembagian makanan kepada orang-orang yang berada di area parkir dan sekitar wilayah pelayanan gereja. Selain itu, anak-anak juga diajarkan untuk mencintai ciptaan Tuhan melalui kegiatan pengenalan sampah organik dan non-organik.
"Rencananya pada hari Sabtu, peserta akan melakukan kegiatan penghijauan, penanaman, dan pembibitan tanaman. Serta subtema lainnya yaitu peduli diri sendiri, kami ajarkan mereka menjaga kesehatan, membatasi waktu bermain gadget, dan menghargai diri sendiri sehingga tidak melakukan bullying kepada teman, "ujarnya.
"Kami juga sangat berterima kasih atas bantuan tenda dari Brimob dan dermawan dari jemaat sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar," ungkapnya.

Sementara itu, Salah satu peserta dari kelas Remaja Alkitab, Jhon Swabra, membagikan kesannya mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, camping paskah ini mengajarkan banyak hal positif.
"Dari kegiatan ini saya belajar bekerja sama saat mendirikan tenda dan membersihkan lingkungan. Kita juga diajarkan mandiri, seperti mencuci piring sendiri setelah makan," ucapnya.
Ia menambahkan, "Kesan saya, kita harus menjadi lebih baik karena temanya 'Kita Peduli Karena Yesus Peduli Sama Kita'. Sebab itu, kita sebagai anak-anak remaja harus melakukan apa yang dikehendaki Tuhan."ungkapnya.
Diharapkan melalu kegiatan Paskah ini, ilmu dan nilai-nilai yang didapatkan anak-anak selama camping dapat menjadi bekal berharga, sehingga mereka dapat hidup saling mempedulikan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghargai diri sendiri di kemudian hari.
Keberlangsungan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Majelis Jemaat, Panitia Hari-Hari Raya Gerejawi (PHRG) yang turun langsung membantu persiapan, serta donatur dan orang tua yang mendukung penuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....