Rapat Pemutakhiran Data KPU Biak Triwulan 1 2026, Jumlah pemilih Mencapai 106.397
- 01 Apr 2026 16:21 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk Triwulan 1 Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor KPU, pada Rabu 1 April 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan seluruh KPU di Indonesia.
Ketua KPU Biak Numfor, Joey Nikolas Lawalata menjelaskan bahwa KPU sebagai pengguna data tidak memiliki hak atas data pemilih, karena pemilik data sebenarnya adalah pemerintah. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan pemutakhiran ini, pihaknya mengundang berbagai stakeholder dan lembaga terkait seperti TNI, Polri, Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
"Tujuan utama pemutakhiran adalah menjaga, menyinkronisasi, mengintegrasikan, dan memperbarui data yang digunakan pada pemilu dan pilkada terakhir untuk menjaga basis data hingga pemilu berikutnya, sesuai dengan PKPU Nomor 1 Tahun 2025," ujarnya.

Kerja sama juga dilakukan bersama Bawaslu, namun pihaknya menyangkan kepada pihak Disdukcapil yang belum merespon dua kali undangan rapat pleno, sehingga Hal ini menjadi hambatan dalam pencocokan data terbaru pada periode triwulan ini.
Ia juga menyampaikan apresiasi bagi pihak TNI Polri karena telah secara proaktif memberikan data terbaru meskipun masih ada kekurangan dan tidak menutup kemungkinan ada perubahan/penambahan data namun responsifnya masing-masing lembaga diyakini dapat mendorong kerja sama yang baik dalam menjaga basis data pemilih.

Data pemilih akan terus diperbarui hingga ditetapkan dalam bentuk Data Pemilih Tetap (DPT), dengan referensi turunan data dari Kemendagri untuk dicocokkan di setiap wilayah. KPU mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya menjaga basis data pemilih di Kabupaten Biak Numfor, yang jumlahnya dapat mengalami kenaikan atau penurunan tergantung sinergitas antar lembaga dalam pembaruan data.
"Hasil pemutakhiran hingga bulan Maret 2026 menunjukkan jumlah pemilih sebanyak 106.397 orang, meningkat dibandingkan dengan data pemilu terakhir yang sebesar 101.874 orang. Perubahan jumlah di triwulan berikutnya akan tergantung pada data yang diserahkan oleh pemilik data terkait, "ungkapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....