Rukun Matuari Tonsea Biak Rayakan HUT ke-28 dan Lantik Pengurus Periode 2026-2029
- 29 Mar 2026 16:22 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Rukun Matuari Tonsea Biak merayakan ulang tahun ke-28 sekaligus melantik pengurus baru untuk periode 2026-2029, berlangsung di kediaman ketua terpilih, Samofa, Biak Numfor, pada Minggu 29 Maret 2026.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua Biak Numfor (DPD-K3BN), para penasihat, Ketua Rukun atau Matuari yang tergabung dalam K3BN, serta seluruh warga Keluarga Kawanua Biak Numfor.

Acara diawali dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustad Ali Mukti Bukhori, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah K3BN dirangkai dengan Prosesi pelantikan/pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan dari Ketua K3BN kepada Ketua Rukun Matuari Tonsea Biak terpilih.

Dalam sambutannya, Ketua Rukun Matuari Tonsea Biak Periode 2026-2029, Hj.Hasnah Pinontoan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan memilih saya sebagai Ketua Rukun Tonsea. Mohon dukungan bersama, agar ke depannya kita selalu saling menopang satu sama lain," ujarnya.
Ia juga menekankan tiga kunci utama agar organisasi dapat berjalan dengan baik, yaitu Komunikasi, Koordinasi, dan Komitmen (3K). Menurutnya, tanpa ketiga hal tersebut, roda organisasi tidak akan berjalan lancar.
"Komunikasi adalah dasar, kalau kita berhenti bicara, semuanya akan macet. Koordinasi juga sangat penting, jangan karena merasa posisi lebih tinggi lalu tidak berkonsultasi atau berkoordinasi dengan pihak lain. Terakhir adalah komitmen, yang disertai dengan keyakinan dan integritas. Karena kita berasal dari tanah Nyiur Melambai dan kini berada di tanah Papua, integritas kita harus terjaga agar orang Manado di mana pun tetap dihargai dan diterima," tambahnya.

Sementara itu, Ketua K3BN, Johanes Jimmy Maramis, dalam sambutannya mengapresiasi perjalanan Rukun Matuari Tonsea yang sudah menginjak usia 28 tahun. Ia berpesan agar seluruh warga tetap menjaga semangat senasib sepenanggungan, terutama sebagai perantau.
"Di tanah rantau, yang menerima dan membantu kita duluan, baik saat sakit maupun duka, bukan keluarga kandung di kampung halaman, melainkan saudara-saudara kita di sini. Pasti ada perbedaan pendapat dalam organisasi, namun hal itu harus disikapi dengan saling menerima kekurangan dan menjaga kebersamaan," ungkapnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada ketua dan pengurus sebelumnya yang telah mengabdi selama 9 tahun. "Sembilan tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan roda kerukunan, dan dedikasi mereka patut diacungi jempol,terimakasih yang begitu besar kepada Ketua dan jajaran pengurus lama, " tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun ke-28 yang dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh para pengurus, disaksikan langsung oleh keluarga besar K3BN
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....