Capai 180 Aksi Bersih Sampah, Trash Hero Biak Gencar Edukasi Masyarakat
- 28 Mar 2026 17:55 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Komunitas Trash Hero Biak Numfor telah melakukan sebanyak 180 kali aksi clean up sejak tahun 2019 hingga saat ini. Kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 8.000 relawan dewasa dan 4.000 anak usia dini, serta dilakukan edukasi di sekolah-sekolah di Kabupaten Biak Numfor maupun di Kabupaten Supiori.
Ketua Komunitas Trash Hero Biak Numfor, Jack Rumbekwan, mengungkapkan bahwa meskipun Biak Numfor termasuk salah satu kabupaten terbersih di Indonesia, masih ditemukan sampah plastik yang bahkan berasal dari luar Biak bahkan ada yang berasal dari luar negeri dan banyak terdampar di Pulau Owi. Sampah berserakan di laut, pesisir pantai, dan menutupi terumbu karang, mengganggu ekosistem laut dan berdampak pada pendapatan nelayan.
"Kami terus lakukan edukasi terkait manfaat bersih bersih lingkungan bagi keberlangsungaan ekosistem dan alam bagi masyarakat, edukasi juga ke sekolah-sekolah di Biak maupun Supiori bahkan pernah juga kami lakukan edukasi di Jayapura," ujarnya saat dihubungi RRI. Sabtu 28 Maret 2026.
Komunitas kini tengah mengembangkan jaringannya dengan terbentuknya Trashion Robot Indigo dan berencana membuka chapter di seluruh wilayah Papua dengan visi "Indonesia Bebas Sampah Plastik, dimulai dari Papua".
Untuk mengatasi permasalahan sampah, Trash Hero mengusulkan beberapa langkah efektif seperti program Kampung Pro Iklim, dukungan kebijakan ASN wajib membawa tumbler atau botol air minum dari rumah, serta gerakan serentak memilah sampah dari rumah.
"Nah kalau sampah organik kan bisa diolah menjadi pupuk kompos, jadi bisa melalui kolaborasi dengan dinas terkait dan dibagikan kepada kelompok tani, termasuk dari sisa pengolahan makanan program Makanan Bergizi Gratis MBG," ucapnya.
Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, Komunitas Trash Hero Biak berharap dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat di Papua untuk bergabung dalam gerakan menjaga lingkungan, sehingga visi Indonesia bebas sampah plastik dapat terealisasi secara bertahap.
Selain itu, diharapkan kerja sama antara komunitas, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin erat untuk menciptakan wilayah Papua yang lebih bersih dan lestari bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....