SMK Negeri 3 Kemaritiman Biak Numfor Kembangkan UMKM Ikan Asin
- 09 Mar 2026 13:31 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak — SMK Negeri 3 Kemaritiman Biak Numfor, terus mendorong pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui pengolahan ikan Asin yang melibatkan siswa serta masyarakat setempat. Kepala SMK Negeri 3 Biak Numfor, Hamjah, mengatakan, program tersebut dilakukan untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di pulau sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.
“Terkait UMKM ini kami harus terus genjot, karena perputaran uang sangat kami butuhkan di pulau supaya para orang tua mampu memaksimalkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya untuk dikelola dan dimaksimalkan untuk kebutuhan mereka,” ujarnya, pada Senin 9 Maret 2026
Ia menjelaskan, selama Januari 2026 pihak sekolah membeli sekitar 650 kilogram ikan, sementara pada Februari meningkat menjadi 900 kilogram, sehingga total ikan yang telah dikelola siswa mencapai sekitar 1.550 kilogram.
Produk ikan garam yang dihasilkan siswa kemudian dipasarkan ke sejumlah tempat di Biak Numfor hingga keluar daerah.
“Untuk pemasaran saat ini rutin di Hadi Supermarket, Camilan Bandung, beberapa reseller di Biak, dan juga kita drop ke Jayapura. Di sana nanti ada reseller yang membawa lagi ke daerah lain,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahan baku ikan diperoleh dari dua sumber, yakni dari kegiatan praktik siswa jurusan Nautika Kapal Penangkapan Ikan serta dari masyarakat sekitar, hampir 80 persen bahan baku ikan berasal dari masyarakat di pulau setempat sehingga turut membantu meningkatkan pendapatan warga.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor , John Joseph Sobuber, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan SMK Negeri 3 Kemaritiman Biak Numfor dalam mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, pengelolaan ikan garam sebagai produk unggulan lokal telah membawa sekolah menuju kemandirian sekaligus membantu menjawab kebutuhan internal sekolah.
“Dengan mengelola ikan garam ini kita bersyukur sekolah sudah mengarah menjadi sekolah mandiri, karena mampu mengelola potensi yang ada di Pulau Nufor sebagai produk unggulan dan membantu operasional sekolah serta kebutuhan guru dan siswa,” ujarnya
Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi SMK lainnya di Kabupaten Biak Numfor untuk mengembangkan potensi daerah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....