Umat Buddha Biak Rayakan Imlek dengan Doa Bersama
- 17 Feb 2026 13:09 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak — Umat Buddha di Kabupaten Biak Numfor merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, dengan rangkaian ibadah dan doa bersama yang dipimpin Bhante Badra Pravira, berlangsung khidmat dan penuh makna, selasa 17 Februari 2026 bertempat di Viraha Buddha Dharma Biak.
Dalam perayaan tersebut, Bhante Badra Pravira, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak malam pergantian tahun dengan melakukan pemberkahan akhir tahun, dilanjutkan pemberkahan awal tahun pada pagi hari.
“ Hari ini kita merayakan Tahun Baru Imlek di tahun Buddha. Kemarin malam kita melaksanakan pemberkahan akhir tahun, dan hari ini pemberkahan awal tahun. Kita membacakan pujian-pujian kepada para Buddha dan berdoa semoga di tahun ini semua umat mendapatkan kesehatan, umur panjang, kesejahteraan berlimpah, serta dijauhkan dari hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.
“Kita juga berdoa untuk Kabupaten Biak Numfor agar lebih maju dan lebih baik ke depannya, serta untuk bangsa dan negara Indonesia agar lebih makmur dan rakyat semakin sejahtera,” tambahnya.
Usai pelaksanaan ibadah, umat Buddha dijadwalkan mengikuti kegiatan kebersamaan dan pertunjukan barongsai sebagai bagian dari tradisi perayaan Imlek. Pertemuan bersama umat dan kolega menjadi momentum mempererat tali silaturahmi.
Bhante Badra Pravira juga menjelaskan makna filosofis Tahun Kuda Api yang melambangkan semangat, kekuatan, dan perjuangan. Ia mengajak umat untuk meneladani karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Secara filosofi kita diajarkan untuk lebih kuat, bertahan, dan mampu meraih sesuatu dengan kekuatan seperti kuda dan api. Kita harus menjadi api bagi diri sendiri dan orang lain, agar dapat menerangi sekitar,” jelasnya.
Melalui perayaan Imlek tahun ini, Bhante Badra Pravira mengajak seluruh masyarakat menjaga toleransi dan kebersamaan di Kabupaten Biak Numfor.
“Mari kita bersama-sama membangun daerah ini dan menjaga sikap serta teladan yang diajarkan Buddha. Ketika sila dijalankan dengan baik, maka kedamaian dan kebahagiaan akan terwujud,” ucapnya
Dalam kegiatan itu, turut hadir Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, ketua persatuan Umat Buddha Seindonesia Biak Numfor, Susanto Pirono, Forkopimda, dan sejumlah undangan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....