Kolaborasi Jenewa dan UNICEF Gelar Rakor RKAS SD di Biak Numfor
- 13 Feb 2026 15:16 WIB
- Biak
RRI,CO.ID, Biak– Yayasan Jenewa Madani Indonesia bekerja sama dengan UNICEF menggelar Rapat Koordinasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk jenjang Sekolah Dasar di Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan yang berlangsung di Swissbell Hotel Biak pada Jumat 13 Februari 2026 ini bertujuan meningkatkan sinergi dan komitmen lintas sektor dalam penguatan RKAS, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta edukasi gizi sekolah di wilayah dampingan.
Dwi Kristanto, Nutrition Officer UNICEF Indonesia, menyampaikan bahwa kegiatan ini terkait erat dengan program prioritas nasional yakni MBG yang menjadi program unggulan Presiden. Dan pihaknya memiliki mandat untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik.
Ia menekankan bahwa MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan makan peserta didik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas belajar dan perbaikan lingkungan sekolah.
"Tujuan pertemuan hari ini adalah mendiskusikan dukungan sekolah melalui RKAS maupun RPP agar Program MBG Terintegrasi dapat berjalan optimal," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan makan peserta didik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas belajar dan perbaikan lingkungan sekolah. Contoh konkretnya antara lain pengelolaan kantin sehat dan pembentukan kebun gizi untuk mengubah pola makan peserta didik, baik di sekolah maupun di rumah.
"Kami terbuka untuk masukan dan feedback konstruktif agar penyusunan RKAS dan RPP dapat menjadi contoh baik, bahkan menjadi pembelajaran bagi wilayah lain di Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamarudin S. Pd, yang juga merupakan Sekeretaris satgas MBG, menyatakan bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga kesehatan peserta didik.
"Kita ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga hidup sehat. Layanan pendidikan harus mampu mendeliver ilmu pengetahuan sekaligus pesan kesehatan," ujarnya.
Kamarudin menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berupa workshop untuk membantu sekolah menyusun program terkait dalam RKAS, yang selanjutnya dapat dikonsultasikan ke dinas untuk pendanaan melalui Bantuan Operasional Sekolah Pemerintah (BOSP). Ia juga mengajak peserta untuk mengembangkan gagasan kreatif lainnya, seperti menyertakan informasi kandungan gizi pada makanan di kantin sekolah atau edukasi tentang makanan halal.
"Gagasan-gagasan baik yang dilaksanakan di sekolah dapat menjadi praktik terbaik yang bisa dibagikan ke berbagai tempat," tambahnya.
Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari perwakilan tenaga pendidik sekolah dasar di Kabupaten Biak Numfor, antara lain kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan operator sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....