BMKG: Cuaca Biak Sepekan Dipengaruhi La Nina Lemah
- 07 Feb 2026 07:22 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Frans Kaisiepo Biak menyebut kondisi cuaca Biak Numfor dipengaruhi oleh La Nina lemah. Hal itu diungkapkan Prakirawan BMKG Biak, Suko Abdi Nagoro, Lewat Dialog Kentongan RR Biak, Jumat 6 Februari 2026.
“Dari pemantauan kami di BMKG, La Nina lemah ini ditunjukkan dengan indeks SOI di sekitar plus 10,8 dan indeks Nino 3.4 di minus 0,75, yang mengindikasikan meningkatnya uap air di wilayah Papua utara sehingga proses pembentukan awan hujan cukup intens,” ujarnya.
Selain itu, kondisi suhu muka laut di Samudera Pasifik utara Papua terpantau cukup tinggi dalam sepekan terakhir. Kondisi tersebut dinilai turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan.
“Suhu muka laut yang tinggi ini menjadi salah satu faktor yang mendukung terbentuknya sistem cuaca signifikan, termasuk sebelumnya terbentuk siklon tropis di wilayah Pasifik barat,” ucapnya
Sementara itu dari skala regional, wilayah Biak dan Teluk Cenderawasih dipengaruhi oleh belokan angin dan konvergensi, di mana aliran massa udara dari Samudera Pasifik utara bergerak masuk dan melambat di wilayah tersebut. Kondisi ini memicu pembentukan awan hujan yang cukup masif.
Suko juga mengungkapkan, karakteristik wilayah Biak yang kuat terhadap pemanasan matahari menyebabkan hujan kerap terbentuk pada waktu tertentu. Dalam sepekan ke depan, potensi hujan diperkirakan lebih dominan terjadi pada dini hari hingga pagi hari, sedangkan sore hingga malam hari cenderung berawan.
“Kondisi di Biak ini sangatlah unik, untuk kondisi lokal ini memang lebih dipengaruhi oleh pemanasan matahari yang mana misalnya hujan itu sering terbentuknya di siang maupun di sore hari. Kemudian untuk prospek semingguan ke depan kalau mau dikatakan lebih cenderung potensi hujannya nanti di dini hari ke pagi hari,” jelasnya
Untuk kondisi angin, BMKG Biak memprakirakan arah angin dominan dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan relatif lemah, berkisar 5 hingga 10 knot, seiring berlalunya pengaruh siklon. Adapun tinggi gelombang laut diprakirakan relatif aman, berada pada kisaran 0,5 hingga 1 meter, meski begitu masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi peningkatan kondisi cuaca pada 10 hingga 12 Februari.
BMKG Biak mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan, agar terus memantau informasi cuaca terkini dan memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan secara resmi melalui BMKG Biak, di @infobmkgbiak atau www.stametbiak.com
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....