Harga Daging Ayam, Sapi di Biak Masih Tinggi
- 28 Jan 2026 07:57 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Harga daging ayam dan daging sapi di Kabupaten Biak Numfor masih terbilang tinggi sejak Desember 2025 hingga saat ini. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan masyarakat karena berada di atas harga normal. Harga daging ayam yang sebelumnya berada pada kisaran Rp35ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp45 ribu hingga Rp46 ribu per kilogram. Sementara harga daging sapi juga masih tinggi, tergantung asal impor.
Salah satu pedagang daging ayam di Biak, Imam Hanafi, mengatakan tingginya harga daging ayam maupun daging sapi dipengaruhi oleh kenaikan harga dari daerah asal di luar Papua.
“Harga dari sananya sudah tinggi, jadi sampai di Biak juga ikut naik. Kami hanya menyesuaikan dengan harga modal,” ujarnya pekan ini
Untuk daging sapi, Imam menyebutkan harga bervariasi berdasarkan negara asal. Daging sapi impor dari Amerika dan India dijual dengan harga sekitar Rp150ribu per kilogram, sementara daging sapi asal Australia mencapai Rp160 ribu per kilogram.
Hal serupa disampaikan pedagang daging ayam lainnya, Wulan Agustina, yang berjualan di Jalan Prambaken. Ia mengatakan harga daging ayam saat ini berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram.
“Kalau dari sananya naik, kami juga terpaksa menaikkan harga. Kami ambil barang lokal dari distributor,” katanya.
Sebelumnya,guna menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor melakukan upaya pengendalian melalui penjualan bahan pangan bersubsidi. Salah satunya dengan menjual daging ayam seharga Rp3ribu per kilogram.
Selain daging ayam, pemerintah daerah juga memberikan subsidi untuk komoditas lain seperti rica dengan harga Rp40.000 per kilogram dan bawang merah Rp40 ribu per kilogram.
Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di Biak Numfor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....