Pedagang Diharapkan Normalisasi Harga Telur di Biak,Sesuai SE Bupati
- 30 Des 2025 08:08 WIB
- Biak
KBRN, Biak: Ketua Asosiasi Pengusaha Peternakan Ayam Petelur Kabupaten Biak Numfor, Terry Sroyer, mengungkapkan adanya laporan dan keluhan dari masyarakat terkait peningkatan harga telur yang sangat drastis di masa perayaan Natal dan memasuki Tahun Baru 2026. Menurut informasi yang diterima, harga telur bahkan mencapai Rp100.000 per rak.
Melihat kondisi itu, Asosiasi telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan. Terry Menghimbau pedagang bisa menyesuaikan harga sesuai dengan Surat Edaran Bupati Biak Numfor yang dikeluarkan per tanggal 8 Desember 2025, yang menetapkan harga eceran telur sebesar Rp68.000 sampai Rp75.000 per rak.
"Kami menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menyusahkan warga, melainkan menormalisasi harga sesuai dengan surat edaran dari Bupati," ujar Terry kepada RRI, Selasa (30/12/2025).
Selain itu, Asosiasi juga meminta peternak lokal untuk terus meningkatkan produksi guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Di samping melayani mitra dan pelanggan tetap, diharapkan peternak dapat menyisihkan telur untuk dijual di pasar.
Untuk pedagang yang mendatangkan telur dari luar daerah, juga disarankan tidak menaikkan harga yang lebih tinggi dari telur lokal. "Hal ini akan berdampak buruk bagi peternak lokal dan menyusahkan warga yang sangat membutuhkan telur," ungkapnya.
Terry juga berharap kepada Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor agar dapat melihat dan bahkan terlibat aktif untuk menangani jika ada oknum pedagang yang sengaja menaikan harga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....