Pembangunan Gereja Bethel-Wardo, Pemkab Biak Hibahkan Rp500 juta

  • 02 Nov 2025 18:16 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Suasana sukacita mewarnai acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Wardo Klasis Biak Barat pada Minggu, (2/11/2025). Acara ini menandai dimulainya pembangunan gedung gereja baru bagi jemaat GKI Bethel Wardo Klasis Biak Barat.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama dengan tokoh agama, disaksikan oleh seluruh jemaat Gereja GKI Bethel Wardo. Setelah peletakan batu pertama dilanjutkan ibadah Minggu dipimpin oleh Pendeta M. Kurni, diikuti Bupati Biak Numfor di dampingi Ketua TP PKK, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra dan Sekda Biak Numfor, Zakarian Mailoa.

Pembangunan Gedung Gereja Bethel Wardo akan dilaksanakan secara bertahap. Gedung gereja ini direncanakan memiliki panjang 35,6 meter dan lebar 25,5 meter.

Menurut rencana, anggaran biaya pembangunan gedung gereja ini mencapai Rp2,7 miliar. Dana pembangunan akan diperoleh dari bantuan pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor, sumbangan dari warga jemaat yang berada di perantauan maupun di Biak, serta usaha penggalangan dana oleh panitia pembangunan bersama seluruh warga jemaat.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor sendiri telah memberikan bantuan dana sebesar Rp500 juta untuk pembangunan gedung gereja ini.

Dalam sambutannya usai ibadah peletakan batu pertama, Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menyampaikan apresiasi kepada jemaat GKI Bethel Wardo yang telah berupaya membangun komunikasi dengan pemerintah daerah untuk rencana pembangunan gedung gereja.

"Dukungan pemerintah daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi yang kuat dari seluruh warga jemaat. Pembangunan gedung gereja ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga jemaat," ujar Bupati.

Bupati Markus juga berharap agar jemaat GKI Bethel Wardo segera memulai pekerjaan pembangunan setelah menerima bantuan dana Rp500 juta. Ia juga menghimbau agar jemaat terus berupaya mencari sumber dana lain melalui swadaya jemaat agar target pembangunan bisa rampung sesuai rencana.

"Keinginan untuk memiliki gedung gereja yang baru adalah keinginan warga jemaat. Kita semua patut bersyukur kepada Tuhan atas kasih dan karunia-Nya melalui hikmah yang diberikan kepada anak-anak GKI yang saat ini sedang menduduki jabatan-jabatan pemerintahan sehingga bisa ada perhatian dalam pembangunan rumah ibadah," tambahnya.

Bupati Markus juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian yang merata dan adil kepada seluruh pelayanan iman Kristen di Kabupaten Biak Numfor.

"Kami pastikan bahwa kami tidak akan lebih fokus ke satu-dua jemaat saja. Kami terus berdiskusi agar pelayanan iman Kristen kita di Biak ini harus merata dan adil. Jangan sampai perhatian pemerintah daerah ini hanya untuk gereja-gereja besar saja," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Klasis Biak Barat P. Suruan, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesehatian dalam pembangunan gereja. Ia juga mengingatkan panitia pembangunan untuk melakukan audit terhadap penggunaan keuangan agar transparan dan akuntabel.

Pembangunan Gereja Bethel Wardo ini ditargetkan rampung pada tahun 2028. Bupati Markus mengajak seluruh warga jemaat untuk berpartisipasi dan bertanggung jawab bersama dalam menyelesaikan pembangunan gereja ini.

Ibadah syukur peletakan batu pertama Pembangunan GKI Bethel Wardo diikuti Bupati Biak Numfor di dampingi Ketua TP PKK, Ny. Imelda Wospakrik Mansnembra dan Sekda Biak Numfor, Zakarias L Mailoa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....