Cara Cerdas Mengelola THR

  • 02 Mar 2026 14:44 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak - Setiap tahun, momen penerimaan Tunjangan Hari raya (THR) selalu terasa menyenangkan. Notifikasi saldo bertambah seolah menjadi hadiah atas kerja keras selama berbulan-bulan. Namun di balik rasa senang itu, ada tantangan besar yang sering tidak disadari sejak awal. Tidak sedikit orang yang mengeluh THR habis sebelum hari raya tiba karena pengeluaran yang tidak terkontrol. Mulai dari belanja kebutuhan Ramadan, persiapan mudik, hingga belanja impulsif, semua bisa membuat THR cepat ludes.

Agar uang THR kamu bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa tips mengelola THR yang bisa kamu coba dari sekarang.

Tabung sebagian THR

Tips mengelola THR yang pertama adalah langsung menabung sebagian THR yang kamu dapat. Meski terkesan klise, menabung THR di awal saat kita menerimanya sangat berguna untuk mencegah terjadinya pengeluaran yang tidak terduga.

Kamu bisa menabung dan menyisihkan sebagian tunjangan yang kamu dapat di bank. Selain itu, kamu juga bisa melakukan investasi. Berbicara soal investasi, kamu bisa menyisihkan sekitar 30-40 persen dari total keseluruhan tunjangan yang kamu dapatkan.

Buat catatan

Membuat catatan pengeluaran setiap bulan jadi tips mengelola THR yang bisa kamu lakukan berikutnya. Perlu kamu ingat bahwa pengeluaran per bulan punya angka tetap setiap bulannya. Itu sebabnya, hal tersebut tidak boleh mengganggu uang THR sama sekali dan harus kamu pisahkan.

Setelah memisahkan uang THR yang kamu dapatkan, mulailah membuat sistem anggaran berdasarkan skala prioritas (wajib, butuh, dan ingin). Biasanya, di bulan penuh berkah ini, zakat termasuk salah satu kewajiban sehingga uang THR bisa dialokasikan untuk zakat.

Sedekah agar jadi berkah

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, setelah mendapatkan THR, kamu bisa menyisihkannya untuk sedekah, infak, dan zakat. Itu sebabnya, sisihkanlah uang THR dan gaji untuk hal yang satu ini. Tak hanya itu, jangan lupa juga untuk menyisihkan uang THR untuk diberikan kepada sanak saudara atau orangtua sebagai bagian dari sedekah kamu.

Batasi belanja online

Mendapatkan ‘uang kaget’ dalam jumlah yang cukup besar memang bisa bikin sebagian orang jadi kalap. Order makanan yang hits dan kekinian untuk merayakan, hingga belanja berbagai kebutuhan dan pakaian.

Pertanyaannya, apakah kamu tipe orang yang seperti itu? Jika iya, coba kamu kurangi dari sekarang agar uang THR yang kamu dapat tidak langsung habis begitu saja. Untuk menahan hasrat belanja berlebih, kamu bisa memulainya dengan mencatat kebutuhan apa saja yang hendak kamu beli untuk menyambut Lebaran tahun ini.

Jika kebutuhan Lebaran kamu sudah terpenuhi, tahan diri kamu agar tidak tergoda oleh diskon-diskon lain yang ditawarkan.

Dana darurat

Dana darurat ini penting karena bermanfaat menolong kamu saat terkena musibah yang tidak diduga, seperti kehilangan pekerjaan, keluarga yang sakit, atau kecelakaan.

Kamu bisa mengalokasikannya sebesar 20 hingga 30 persen dari uang THR untuk dana darurat. Selain itu, pilih juga instrumen yang mudah dicairkan dan rendah risiko untuk menyimpan dana darurat, seperti uang tunai, tabungan, deposito, emas, atau reksadana.

Tidak punya dana darurat sama sekali? Tak perlu bersedih, kamu bisa memulainya secara perlahan dari sekarang. Sementara buat kamu yang sudah punya dana darurat, tetap disiplin menabung hingga nilainya dirasa cukup. Idealnya adalah kamu memiliki 5-6 kali pengeluaran bulanan. Itu sebabnya, kamu perlu mengetahui dan mencatat secara pasti pengeluaran kamu selama sebulan agar bisa mempersiapkan dana darurat dengan baik.

Itu dia beberapa tips mengelola THR yang bisa kamu coba. Yuk, kelola THR dengan bijak agar penghasilan yang kamu miliki saat ini bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....