Cara Mengatasi Maag saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar

  • 27 Feb 2026 06:05 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak - Perubahan pola makan dan kebiasaan sehari-hari berperan besar pada kambuhnya maag selama puasa. Perubahan pola makan dan jeda waktu yang panjang antara sahur dan berbuka puasa memicu perut terasa perih , mual, hingga tidak nyaman. Namun kondisi ini dapat dicegah dengan pola makan yang tepat.

Simak 7 cara mengatasi maag saat puasa berikut:

1. Berbuka tepat waktu

Penderita maag harus selalu makan tepat waktu. Ketika berpuasa, kamu harus segera berbuka jika sudah saatnya. Jangan mengundur waktu sama sekali.

Jika harus berkegiatan di luar, bawalah air minum dan bekal atau makanan ringan yang dapat membantu mengisi perut. Jangan lupa bawa juga obat maag jika diperlukan.

Sama halnya dengan berbuka, sahur juga wajib untuk dilakukan. Perut yang tidak diisi sama sekali hanya akan memperburuk gejala maag.

2. Jauhi makanan pantangan

Maag akan kambuh ketika sistem pencernaan kamu iritasi. Seringkali, iritasi ini juga disebabkan oleh makanan pemicu yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita maag. Berikut beberapa makanan pantangan untuk penderita maag.

  • Diproses dan diawetkan
  • Mengandung gluten tinggi
  • Asam
  • Olahan susu
  • Tinggi gula

Maka dari itu, salah satu cara mengatasi maag saat puasa adalah untuk menghindari makanan tersebut saat berbuka maupun sahur.

3. Jangan makan berlebihan

Saat berbuka, tahan diri untuk makan dalam jumlah banyak sekaligus. Makan berlebihan sekaligus justru dapat memperparah maag kamu.

Maag tidak hanya dapat kambuh karena makanan yang tidak cocok, tetapi juga dengan cara makan. Makanan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak akan membuat pencernaan semakin sulit untuk bekerja.

Maka dari itu, berbukalah dalam porsi kecil. Bisa memulai menu dengan takjil atau makanan ringan, lalu makanlah menu utama dalam porsi cukup setelah sholat Magrib. Kamu bisa mengonsumsi makanan ringan setelahnya.

4. Konsumsi probiotik sebagai snack

Cara mengatasi maag saat puasa berikutnya adalah dengan konsumsi probiotik. Probiotik dapat meningkatkan produksi baik di dalam pencernaan dan memberikan berbagai dampak baik untuk sistem pencernaan. Probiotik akan menetralkan pencernaan, menekan produksi asam lambung berlebih, meredakan iritasi lambung, dan mengaktifkan kembali enzim-enzim penting untuk pencernaan.

Beberapa makanan mengandung probiotik yang bisa dikonsumsi adalah yogurt, kefir, yakult, kombucha, dan tempe. Kamu dapat menikmatinya setelah berbuka puasa.

Jika khawatir apakah makanan probiotik yang dikonsumsi akan terlalu asam untuk lambung, pastikan produk tersebut memiliki pH di atas asam lambung yang sekitar pH 1,5 hingga 3,5. Makanan dengan pH di bawah angka tersebut cenderung menimbulkan iritasi.

5. Jangan tidur setelah sahur

Berbaring setelah makan dapat menyebabkan maag kambuh karena naiknya asam lambung. Asam lambung yang naik tentunya akan menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan rasa panas di dada.

Ketika asam lambung naik, cairan tersebut dapat mengalir kembali ke kerongkongan. Kembalinya cairan justru akan membuat iritasi kerongkongan.

Hindari tidur setidaknya 3 jam setelah sahur. Kamu bisa memulai hari dengan melakukan aktivitas yang membuat pikiran tetap aktif agar tidak mengantuk. Ini merupakan cara mengatasi maag saat puasa yang mudah untuk dilakukan.

6. Hindari susu, kafein, dan minuman bersoda saat sahur

Sebagian penderita maag mungkin dapat mengonsumsi susu tanpa adanya gejala apa pun. Tetapi penelitian menemukan bahwa susu dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperburuk gejala maag. Ditemukan bahwa kondisi akan baru memburuk setelah beberapa jam.

Selain susu, kafein di dalam kopi juga tidak dianjurkan untuk orang maag. Kafein yang ada di dalam kopi mungkin dapat membantu untuk tidak tidur di pagi hari, tetapi kafein ini justru akan meningkatkan asam lambung.

Minuman bersoda memiliki sifat asam yang juga terkadang mengandung kafein. Makanan dan minuman yang mengandung banyak gas secara alami tidak dianjurkan untuk penderita maag.

Sebaiknya, konsumsi cairan yang sudah pasti sehat seperti air mineral. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan air mineral kamu di malam hari hingga subuh.

7. Konsumsi buah-buahan saat berbuka

Penderita maag tentunya dapat berbuka dengan menu lezat juga. Tips paling utama untuk makanan lezat dan tetap sehat adalah dengan menggunakan berbagai buah-buahan. Konsumsi buah pepaya bisa jadi cara mengatasi maag kambuh saat puasa.

Kamu bisa mengkreasikan menu makanan atau minuman dengan buah apel yang mengandung flavonoid. Zat alami ini memiliki efek antioksidan dalam tubuh yang dapat menghambat pertumbuhan H. pylori, bakteri penyebab gastritis dan sakit maag. Buah apel juga kaya akan serat yang sangat baik untuk pencernaan.

8. Hindari makanan berminyak saat buka puasa

Makanan berminyak cenderung lama untuk dicerna sehingga bisa menimbulkan rasa mual. Pada beberapa orang, makanan dengan takaran minyak yang banyak dapat menimbulkan diare.

9. Hindari daging merah

Kalori dan lemak yang tinggi pada daging merah membuat tubuh lebih lama untuk mencernanya. Jika tetap ingin konsumsi daging merah, pastikan memilih potongan yang lebih tipis.

10.Konsumsi probiotik

Selain menjadi cara mencegah maag kambuh, manfaat probiotik juga bisa melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri. Hal ini membuat tubuh lebih kuat dan tak mudah sakit saat puasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....