Hari Pertama Pembelajaran Mandiri di Biak Numfor

  • 27 Feb 2025 22:21 WIB
  •  Biak

KBRN,Biak: Awal Ramadan bukan sekedar hari libur melainkan bagian dari pembelajaran mandiri yang tetap terpantau.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd menegaskan, hal itu sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang menginginkan agar pembelajaran tetap berjalan meskipun tidak dilakukan di sekolah atau di kelas.

"Saya telah berdiskusi dengan beberapa kepala sekolah dan guru yang menyatakan kesiapan dalam menjalankan sistem pembelajaran mandiri ini secara terkontrol,bahkan beberapa sekolah telah menyiapkan mekanisme khusus, seperti membagikan buku panduan atau buku kontrol yang akan dimonitor oleh masyarakat, orang tua, serta tempat-tempat ibadah,"ujar Kamaruddin kepada RRI,Kamis (27/2/2025).

"Sebagai contoh, bagi siswa yang melaksanakan Salat Tarawih maka takmir masjid akan memberikan tanda tangan sebagai bukti bahwa siswa benar-benar mengikuti ibadah tersebut. Selain itu, orang tua juga memiliki kolom khusus untuk mencatat aktivitas belajar mandiri anak-anak mereka di rumah,"ucapnya

Penerapan seperti itu seperti yang diharapkan oleh Mendikdasmen, bahwa ini bukan sekadar libur, tetapi bentuk pembelajaran mandiri yang berlangsung di rumah, tempat ibadah, dan lingkungan masyarakat.

Kamaruddin berharap seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti orang tua, paguyuban sekolah, komite sekolah, serta organisasi sosial seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Biak Numfor turut serta dalam memantau dan membimbing anak-anak selama masa pembelajaran mandiri di bulan Ramadan.

"Saya berharap masjid-masjid di Biak menjadi tempat yang ramah anak, terutama karena mereka akan berlomba-lomba mengumpulkan tanda tangan dari pengurus masjid usai Salat Tarawih nanti,jadi mohon ini tidak dianggap sebagai gangguan, melainkan sebagai bagian dari edukasi bagi generasi muda muslim,"ujar Kamaruddin.

"Dengan adanya mekanisme ini, diharapkan anak-anak tetap mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna selama bulan suci Ramadan, baik dalam aspek akademik maupun spiritual,"ucap Kamaruddin mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....