Chelsea vs Mancheste United: Serangan Gencar, Gol Tak Kunjung Datang
- 19 Apr 2026 15:19 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/04/2026) dini hari WIB. Setan Merah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Chelsea dalam laga yang berjalan ketat. Manchester United berhasil mencuri kemenangan penting saat bertandang ke Stamford Bridge pada pekan ke-33. Hasil ini terasa menyakitkan bagi Chelsea yang sebenarnya tampil cukup dominan sepanjang pertandingan. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama yang membuat mereka harus menelan kekalahan. Gol tunggal kemenangan Manchester United dicetak oleh Matheus Cunha lewat peluang matang di kotak penalti. Satu momen itu cukup untuk membungkam publik Stamford Bridge.
Kekalahan ini pun memicu reaksi emosional dari pelatih Chelsea, Liam Rosenior. Ia tampak frustrasi melihat timnya kembali gagal mencetak gol meski tampil menyerang. Chelsea tampil agresif sejak awal laga dengan menguasai bola dan menekan pertahanan Manchester United. Mereka bahkan mencatatkan total 21 tembakan sepanjang pertandingan. Namun, dominasi tersebut tak berbuah manis karena penyelesaian akhir yang buruk. Beberapa peluang emas bahkan hanya membentur tiang gawang tanpa menghasilkan gol. Situasi ini membuat Rosenior kesal karena timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan. Ia merasa hasil akhir tidak mencerminkan performa yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan. Demikian melansir laman liputan6.com.
"Ini sangat sulit. Hari ini mereka hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran sementara kami bermain dengan 10 pemain. Kami melakukan serangan bertubi-tubi dan mengenai tiang gawang saya rasa empat kali. Saya tidak ingin tim saya merasa bahwa keadaan tidak menguntungkan kami. Kami harus terus berjuang," kata pelatih Chelsea itu pada Match of the Day, dikutip dari Goal. Gol semata wayang Manchester United bermula dari umpan Bruno Fernandes yang sukses dimanfaatkan Matheus Cunha. Penyerang asal Brasil itu dengan tenang menuntaskan peluang dari jarak dekat.
Bagi Rosenior, gol tersebut menjadi bukti bahwa timnya masih memiliki masalah dalam bertahan. Kesalahan kecil di lini belakang langsung berujung fatal bagi Chelsea. Ia menilai kelengahan di momen krusial seperti itu tidak boleh terus terjadi jika ingin bersaing di papan atas. Apalagi tren kebobolan dari situasi serupa sudah berulang dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....