Mengenal Perbedaan Hari Palang Merah Indonesia & Hari Palang Merah Nasional

  • 02 Sep 2026 17:26 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak — Hari Palang Merah Indonesia dan Hari Palang Merah Nasional merupakan dua istilah yang kerap dianggap memiliki makna yang sama. Namun, keduanya memiliki konteks yang berbeda. Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap 3 September untuk mengenang momentum awal pembentukan Palang Merah Indonesia (PMI), sedangkan Hari Palang Merah Nasional umumnya merujuk pada peringatan berdirinya PMI yang jatuh pada 17 September.

Melansir laman PMI.or.id, secara sejarah, tanggal 3 September 1945 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan PMI. Pada tanggal tersebut, Menteri Kesehatan saat itu, dr. Buntaran Martoatmodjo, membentuk panitia yang bertugas mempersiapkan pembentukan organisasi Palang Merah Indonesia atas perintah Presiden Soekarno. Momentum tersebut menjadi awal proses pembentukan organisasi Palang Merah nasional setelah Indonesia merdeka.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia secara resmi berdiri pada 17 September 1945. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari ulang tahun atau hari jadi PMI. Karena itu, 17 September memiliki arti penting sebagai tanggal berdirinya organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, termasuk pelayanan donor darah, pertolongan pertama, penanganan bencana, serta berbagai kegiatan sosial.

Perbedaan utama kedua tanggal tersebut terletak pada makna sejarahnya. 3 September berkaitan dengan awal pembentukan panitia persiapan PMI, sedangkan 17 September menandai berdirinya PMI secara resmi. Dengan demikian, penyebutan Hari Palang Merah Indonesia pada 3 September sebaiknya dipahami sebagai momentum sejarah awal pembentukan PMI, sementara 17 September merupakan tanggal berdirinya organisasi tersebut.

Kedua momentum tersebut pada akhirnya memiliki tujuan yang sama, yakni mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi para relawan PMI yang berperan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Semangat membantu tanpa membedakan latar belakang diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....