DP3AKB Biak Numfor Melaksanakan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
- 02 Sep 2026 17:25 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan tema "Mewujudkan Generasi Emas Tahun 2045", berlangsung di Balai Penyuluhan KB Kantor DP3AKB Biak Numfor, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Biak Numfor.
Kepala DP3AKB Biak Numfor, Frans Erenst Akobiarek, S.E., menyampaikan kehadiran para peserta dalam kegiatan ini merupakan bukti adanya komitmen bersama untuk membangun generasi Biak Numfor yang berkualitas sebagai generasi emas di tahun 2045.
"Ketika Bapak Ibu sudah datang ke sini, berarti ada komitmen dari Bapak Ibu. Bagaimana pemerintah dan juga pemangku kepentingan, hingga kepada setiap individu, membuat komitmen untuk membangun generasi Biak Numfor agar menjadi generasi emas tahun 2045," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang disebabkan oleh kekurangan gizi selama masa pertumbuhan, yang berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan mental dan intelektual. Masalah ini menjadi prioritas nasional dan harus segera diatasi secara bersama-sama.
"GENTING ini bukan hanya berbicara terkait persoalan gizi saja, tetapi juga rumah yang layak huni hingga pendidikan yang layak bagi anak. Jadi ini menjadi kolaborasi dalam GENTING — Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, kita semua yang hadir saat ini untuk menjadi bagian dari gerakan ini," tegasnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Biak Numfor, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Biak Numfor, Adam Umar, S.IP., M.AP., menyatakan bahwa penanganan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan atau DP3AKB saja, melainkan memerlukan kepedulian kolektif dan semangat gotong royong dari seluruh pihak.
"Stunting bukan sekadar urusan tinggi badan atau bentuk fisik semata, namun menyangkut masa depan dan kualitas sumber daya manusia. Anak yang sehat dan cerdas adalah fondasi utama menyongsong masa depan daerah dan bangsa yang lebih baik," ujar Adam Umar.
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, swasta, BUMN, BUMD, akademisi, hingga perorangan, untuk bergandengan tangan menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Bantuan yang diberikan meliputi pemenuhan gizi dan protein hewani bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah dua tahun, hingga balita pada periode emas 1.000 hari pertama kehidupan. Dukungan juga diarahkan pada perbaikan sanitasi, akses air bersih, serta edukasi pola asuh yang tepat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah menyatakan komitmennya menjadi orang tua asuh. Mari kita jadikan gerakan ini sebagai gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Adam Umar juga menyampaikan instruksi Bupati bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait, kepala distrik, kepala kampung, lurah, hingga kader posyandu untuk mengawal data sasaran secara akurat dan memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.
Gerakan GENTING menjadi langkah strategis dan kolaboratif pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mempercepat penurunan angka stunting. Melalui sinergi lintas sektor dan peran aktif setiap pihak sebagai orang tua asuh, diharapkan upaya ini dapat melahirkan generasi Biak Numfor yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai fondasi kuat mewujudkan visi generasi emas tahun 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....