Kehadiran Mendagri Jadi Kebanggaan bagi Kepsek dan Siswa Sekolah Rakyat di Biak
- 02 Agt 2026 13:05 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak– Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., melakukan peletakan batu pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jalan Adibai, Ibdi, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Sabtu 1 Agustus 2026. Mendagri didampingi oleh Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua, Sekretaris Daerah Papua, Bupati Biak Numfor beserta jajaran, Ketua TP PKK Biak Numfor, Ketua dan Anggota DPRK Biak Numfor, Kepala Balai Besar Kementerian Sosial RI Regional VI, para tokoh adat dan pemilik hak ulayat, tokoh masyarakat setempat., serta sejumlah pelajar. Selain peletakan batu pertama, turut diselenggarakan pembagian bantuan sosial bagi para siswa dan guru, serta penanaman pohon di lingkungan lokasi pembangunan.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Samuel Franklyn Yawan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas peristiwa bersejarah tersebut.
"Pada dasarnya kami sebagai Kepala Sekolah mengucap syukur sekali atas inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor yang berhasil menghadirkan sekelas Menteri. Bapak Menteri Dalam Negeri datang langsung dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat ini. Bagi kami ini luar biasa, karena tidak setiap Sekolah Rakyat peletakan batu pertamanya dilakukan langsung oleh pejabat setingkat Menteri," ungkap Samuel.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi ini berdiri di atas lahan seluas 9,6 hektare.
Sementara itu, Salah satu siswa kelas XI Sekolah Rakyat 41 Biak, Christian Deni Kafiar, yang berasal dari Kampung Maneru, Distrik Biak Utara mengaku merasa sangat bangga dan bahagia dapat menyaksikan langsung kedatangan Mendagri dalam kegiatan tersebut.
"Rasanya sangat senang. Terima kasih, Pak Menteri. Terima kasih atas kedatangan Bapak hari ini. Saya mewakili teman-teman di sekolah ini menyampaikan rasa terima kasih. Semoga ke depan kami dapat bersekolah dengan baik, meraih cita-cita, dan dapat membanggakan orang tua," ujar Christian dengan penuh harapan.
Sekolah Rakyat Terintegrasi ini nantinya akan mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan fasilitas sarana olahraga, tempat ibadah, serta asrama putra dan putri. Pembangunan menempati lahan seluas 9,6 hektare dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....