Mendagri RI, Lakukan Ground Breaking Pembangunan SR Terintegrasi di Biak
- 01 Agt 2026 18:16 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian didampingi ketua TP PPK Pusat sekaligus Ketua WASI, Tri Tito Karnavian, lakukan peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi Biak Numfor, yang dipusatkan di kampung Ibdi, Distrik Biak Tmur, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu 1 Agustus 2026. Ini merupakan langkah awal pembanguna gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi, yang mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu lokasi.
Mendagri Muh Tito Karnavian, menyebut pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional yang digagas Presiden untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

"Saya tahu bahwa ini keinginan dari Bapak Presiden dan betul-betul ide murni dari Bapak Presiden. Beliau memahami betul amanat UUD 1945 Pasal 34 ayat (1), bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara," ujar Tito Karnavian.
Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan Sekolah Rakyat ditanggung pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Sementara Kementerian Dalam Negeri bertugas mengoordinasikan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan maupun aset yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan sekolah.
Sementara itu, Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat 41 di Biak Numfor. Menurutnya, peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan hingga selesai.
"Kami berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai target pada pertengahan Desember. Tentu akan ada tantangan, tetapi dengan dukungan masyarakat dan doa dari semua pihak, kami yakin tahun depan proses belajar mengajar sudah bisa berjalan," jelasnya
Sebelumnya, Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial RI, John Herman Mampioper. Menyebut pembangunan tersebut dikerjakan dengan target penyelesaian pada 15 Desember 2026 mendatang.
“karena 166 titik lokasi sekolah rakyat entitas termasuk di Biak Numfor. Oleh sebab itu kita harapkan pembangunan Ground Breaking ini kegiatan ini akan berlangsung pembangunannya dari bulan Juli sampai finish di tanggal 15 Desember 2026, maka tahun depan 2027 siswa sekolah rakyat akan pindah dan bersekolah disini,” ucapnya

Untuk diketahui Gedung tersebut dibangun diatas lahan seluas 10 hektar, dengan dengan kontrak senilai hampir Rp1 triliun , dan pembangunannya meliputi gedung SD, gedung SMP, gedung SMA, asrama putri, asrama putra, rusun guru, gedung ibadah, gedung serbaguna, kantin sekolah, TPS, guest house, lapangan upacara, lapangan basket,Sepakbola, areal parkir, pos satpam, kolam retenensi dan playground .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....