Yan Mandenas Kunjungi Korban Ledakan Dugaan Bom PD II di Biak Numfor

  • 05 Jun 2026 15:59 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak- Anggota DPR RI, Dapil Papua, Yan Parmenas Mandenas (YPM) kunjungi lokasi ledakan dugaan bom peninggalan perang dunia (PD) II di Komplek Perikanan Jalan Majapahit Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Papua.Kunjungan tersebut didampingi Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, Dandim 1708/BN Letkol Kav John Suweny,Pj Sekda Biak Numfor Zacharias L Mailoa dan sejumlah pejabat lainnya

Selain mengunjungi lokasi tempat kejadian perkara (TKP),Yan Parmenas Mandenas juga mengunjungi para korban terdampak peristiwa ledakan tersebut yang berada di posko Hotel Mapia Biak. YPM selanjutnya menyalurkan bantuan kemanusiaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berupa sembako hingga alat olahraga seperti bola kaki untuk anak-anak.

YPM mengatakan di seluruh Papua khususnya disejumlah daerah seperti Biak Numfor,Sarmi,Bintuni dan daerah lainnya sebagai daerah bekas peninggalan perang dunia (PD) II unutk itu masyarakat mendapat edukasi bahwa tidak semua peninggalan PD II itu aman

“Pertama saya berharap masyarakat di Papua khususnya di daerah seperti Biak Numfor tidak lagi mencari benda-benda eks PD II untuk disimpan di rumah dan diolah dengan ide-ide brilian ,tetapi diserahkan kepada pihak berwajib,karena saya pikir seperti yang ada didalam laut masih ada temuan peninggalan PD II seperti kapal atau benda lainnya yang terdapat di goa atau daratan ,”ujar Yan Mandenas

“Masyarakat ini mungkin keseringan dapat kemudian mengolah terus menerus dan akhirnya berdampak seperti di Biak,untuk itu peristiwa ini dapat memberikan pembelajaran bagi saudara-saudara kita ada di Biak Numfor agar berhenti untuk mencari peninggalan PD II,”ucapnya

Yan Mandenas menambahkan untuk penanganan pasca bencana, pihakanya telah berkoordinasi dengan pemda Biak Numfor unutk kepengkapan administrasi untuk mendapat dukungan pemerintah pusat

“Sudah berkoordinasi dengan Bupati Biak Numfor dan telah melangkapi administrasi,selanjutnya berkoordinasi dan komunikasi dengan Menteri Bappenas dan meminta dukungan full dari pemerintah dalam menangani warga terdampoak selama berada di posko pengungsian,”ujar YPM

“ Untuk rumah warga terdampak,pasca penyidikan oleh aparat kepolisian telah selesai nanti, atau status ditetapkan telah aman, maka saya akan berkoordinasi dengan Bupati untuk bangun kembali rumah warga yang lebih layak dengan melihat kebutuhan yang ada,”ucapnya

Yan Mandenas selanjutnya menyampaikan belasungkawa atas korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan tetap akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah

“Kita sangat prihatin dan turut berduka cita untuk para korban dan prinsipnya pemerintah hadir terus mendampingi keluarga korban hingga proses olah tkp dan penyidikan tuntas serta penanganan korban akan berkolaborasi dengan pemda Biak Numfor untuk terus mendampingi mereka sampai proses pemulihan,baik infrastruktur perumahan dan penanganan korban ledakan bom ini,”ujar Yan Mandenas

Pada kesempatan itu YPM selain menyapa keluarga korban dan warga terdampak yang berada ditempat pengungsian Hotel Mapia,,juga bertemu langsung Uria R, pelajar kelas 3 SD Inpres Fandoy Biak yang seluruh kelurganya menjadi korban pada peristiwa tersebut

Sementara Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang peduli terhadap korban ledakan dugaan bom PD II

“Mewakili seluruh masyarakat Biak Numfor dan khususnya warga terdampak menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto,juga seluruh pimpinan badan,lembaga di pusat dan secara khusus kepada Bapak Yan Mandenas yang hadir langsung di Biak untuk mengunjungi para korban,”ujar Bupati Markus O Mansnembra

“Kami sangat mengapresiasi karena di saat kami yang berada di Biak Numfor ini tengah mengalami musibah namun luar biasa,perhatian begitu cepat dari pemerintah pusat,”ucapnya

Hingga H+5 pasca musibah ledakan dugaan bom peninggalan PD II yang menelan 6 korban meninggal dunia dan 3 korban yang belum ditemukan,tim gabungan mash terus melakukan pencarian, Sementara Tim Penjinak Bom (jibom) Gegana Polda Papua masih melakukan sterilisasi tkp di ring1.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....