H+4 Kejadian Ledakan di Biak,Tim Jibom Temukan Serpihan Proyektil dan Alat Gerinda

  • 03 Jun 2026 19:52 WIB
  •  Biak

RRI.CO,ID, Biak- Pasca ledakan diduga bom peninggalan perang dunia ( PD) II yang terjadi di kompleks perikanan Kelurahan Fandoi Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor pada 31 Mei 2026, Polres Biak Numfor kembali mengeluarkan rilis terbaru di H+4 kejadian. Terdata sebanyak 18 potongan bagian tubuh yang ditemukan Basarnas dan tim gabungan

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menyebut pencarian yang dilakukan di area ring II di wilayah perairan dan pantai hingga Rabu 3 Juni 2026 diperluas dari radius 1,5 kilometer mencapai 3 kilometer dan diperluas untuk esok hari

“Untuk temuan dari Basarnas dan tim gabungan sebanyak 18 serpihan potongan tubuh dan tadi telah diserahkan ke RSUD Biak ,”ujar Kapolres

“Selain penemuan serpihan potongan tubuh oleh Basarnas dan tim gabungan, kami juga dibantu oleh masyarakat yang tadi menyerahkan serpihan potongan tubuh, unutk itu kami di posko ini terbuka apabila ada masyarakat yang mengetahui atau menemukan bisa diserahkan di posko Basarnas,”ucapnya

Sementara area ring 1 di tempat kejadian perkara ( TKP) yang tengah diamankan Tim Penjinak Bom ( Jibom) Gegana Polda Papua di hari ini berhasil menemukan 6 serpihan proyektil dan satu unit gerinda listrik

“Selain mengamankan proyektil dan gerinda listrik, Tim Jibom telah mensterilkan 50 persen areal ring 1 dan mulai hari ini lokasi yang telah dinyatakan steril oleh Tim Jibom,sebagian dapat dievakuasi oleh tim gabungan terutama untuk mengangkat beberapa kayu atau barang-barang yang bisa menghambat proses pencarian barang bukti dan olah tkp,namun tentunya ini berdasarkan arahan maupun pengawasan dari Tim Jibom Gegana Polda Papua,”ujar Kapolres

“Kami kembali juga mengingatkan masyarakat, tidak diperboleh memasuki areal ring 1 dan bagi aparat gabungan untuk memasuki ring 1 tetap menunggu arahan Tim Jibom,”ucapnya

Untuk satu korban yang dirawat di RSUD Biak,yang mengalami patah kaki namun kini dalam tahap pemulihan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....