HUT Pattimura Momentum Pererat Pela Gandong di Biak - Supiori

  • 17 Mei 2026 21:07 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Peringatan hari pahlawan nasional Patimura ke-209 mengusung tema "Patimura panggil pulang pela gandong bikin menang", yang bertujuan untuk memperkuat dan merefleksikan nilai persaudaraan orang Maluku dengan filosofi "ale rasa beta rasa", menegaskan kesatuan dan kekuatan orang Maluku dari Halmahera hingga tenggara jauh.

"Maluku, negeri 1000 pulau, dengan banyak nusa yang dijahit oleh lautan, membuat karakter orang Maluku dipengaruhi oleh samudra, lautan, dan ombak, namun kehidupan juga beragam, dan merupakan sebuah harmoni, diibaratkan kelapa yang menumbuhkan dan menghidupkan," ujar Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) Biak Numfor dan Supiori Turbey Onny Dangeubun pada Jumat 15 Mei 2026.

Lebih lanjut Onny Dangeubun, akulturasi budaya di Papua telah memperkuat hubungan persaudaraan dengan berbagai segmentasi.

Orang Maluku dan orang Papua, khususnya suku Biak di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori, adalah saudara, karena memiliki banyak kesamaan dan persamaan membuktikan bahwa memiliki rahim yang sama, dengan Papua sebagai "pulau bapak" dan Seram Nusainah sebagai "pulau ibu".

"Dalam kontek Orang Maluku, nilai - nilai perjuangan Pahlawan Pattimura antara lain

Lawamena haulala" berarti maju terus, pantang mundur. "Hutumese" berarti berkembang dalam tantangan, tidak kalah karena keadaan, dan memaksimalkan potensi. Hiti- hiti "Hala - Hala, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing".

"Masohi" dikenal di Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Maluku Tenggara," ujarnya.

Ketua Panitia Peringatan HUT Pattimura ke-209 Biak Numfor - Supiori, John Amboky dalam sambutannya mengatakan, hUT Pattimura merupakan momentum penting untuk menghidupkan semangat perjuangan Kapitan Patimura, persatuan, keberanian, dan cinta tanah air.

Dikatakan tema peringatan hari "Patimura yaitu Panggil Katong Pela Gandong Bikin Manang". mengandung makna yang sangat mendalam bagi seluruh masyarakat Maluku dan anak cucu Patimura di manapun berada. "Patimura Panggil Katong" merupakan ajakan moral dan panggilan sejarah, agar semua kembali menghidupkan semangat perjuangan, persatuan, keberanian, dan cinta tanah air sebagaimana yang diwariskan oleh Kapitan Patimura.

"Kunci kemenangan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik dalam membangun masyarakat, menjaga kerukunan, maupun memajukan bangsa dan negara.• Nilai "Pela Gandong" harus terus dijaga sebagai warisan budaya luhur yang mempersatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun golongan. "Patimura tua boleh mati, tetapi Patimura muda akan bangkit".ucap J. Amboky

J. Amboky

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mewarnai hari Pattimura ke-209 yaitu, Lomba sepak bola gawang mini Lomba pop singer kategori, Pelatihan public speaking, Kegiatan sosial donor darah dan Acara puncak peringatan Hari Pahlawan Nasional Patimura dilaksanakan di Kabupaten Supiori dan diikuti oleh 2000 orang Maluku Biak Supiori.

Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda, Meningkatkan daya kepekaan sosial, serta menjaga dan melestarikan budaya dan semangat perjuangan Patimura dalam kehidupan bermasyarakat.

John Amboky atas nama panitia, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori, dalam hal Upulatu dan Pati dan serta seluruh masyarakat Maluku atas dukungan moril maupun materil demi suksesnya kegiatan HUT Pattimura

Ia mengajak seluruh orang Maluku di Biak dan Supiori untuk terus menjaga persatuan, memperkuat tali persaudaraan, serta meneruskan semangat perjuangan Kapitan Patimura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....