Beli Minyak Mentah dari Rusia, Bahlil: Indonesia Politik Bebas Aktif
- 16 Apr 2026 19:57 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan Indonesia siap membeli minyak mentah dari Rusia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Meski begitu, Indonesia tetap bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dan negara lainnya sebab kebutuhan minyak mentah nasional mencapai 300 juta barel per tahun. Dia menekankan bahwa Indonesia menerapkan politik bebas aktif, termasuk di sektor ekonomi. Sehingga, kata Bahlil, Indonesia dapat belanja dan menjalin kerja sama dengan negara sahabat selagi mengikuti perjanjian dan menguntungkan negara.
"Yang jelas pemerintah Indonesia selalu mengedepankan politik bebas aktif dan dalam politik bebas aktif itu juga ada ekonomi bebas aktif. Jadi kita boleh belanja di mana saja selama kita komitmen dengan orang-orang atau negara-negara yang telah kita melakukan ajak kerja sama," tutur dia. "Termasuk Rusia kemudian Afrika, Nigeria dan lebih khusus yang kita hargai juga adalah termasuk dengan perjanjian kita dengan Amerika," imbuh Bahlil dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (16/4/2026). Demikian merlansir laman liputan6.com.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Dia menuturkan bahwa konsumsi BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara lifting minyak Indonesia hanya 600.000 barel per hari. Sehingga, Indonesia harus impor minyak 1 juta barel per hari. Untuk itu, Bahlil menekankan pentingnya kerja sama energi tersebut. Terlebih, kondisi dunia penuh ketidakpastiaan karena eskalasi konflik yang meningkat di Timur Tengah. "Di tengah kondisi global yang seperti ini, kita harus mampu mencari cadangan-cadangan minyak dari berbagai sumber, tidak hanya dari satu negara tapi di hampir semua negara," jelas Bahlil, Kamis. Selain itu, kata Bahlil, Rusia juga siap membangun beberapa infrastruktur penting untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi Indonesia. Dia juga menyebut Rusia siap mendukung kebutuhan LPG Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....