DubesJepang Peringati 80-Tahun Berakhirnya Perang Dunia-II di Biak
- 10 Sep 2025 18:03 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, memimpin upacara peringatan bersama untuk mengenang 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Biak, Papua, Rabu (10/9/2025). Upacara khidmat ini dihadiri rombongan peziarah dari Jepang dan pejabat pemerintah daerah.
Dalam upacara tersebut, Dubes Masaki menyampaikan ucapan dukacita, meletakkan karangan bunga, dan memberikan penghormatan kepada para korban perang. Sehari sebelumnya, pada 9 September, delegasi Jepang juga mengunjungi Goa Jepang di Biak yang menjadi monumen peringatan bagi korban perang asal Jepang.
"Tahun ini genap delapan puluh tahun sejak pertempuran yang paling sengit terjadi di tanah ini, jauh dari tanah air tercinta," kata Dubes Masaki dalam sambutannya.

Dia menegaskan bahwa tragedi perang yang memilukan itu tidak boleh terulang kembali.
Dubes Masaki menjelaskan bahwa Jepang kini telah berkembang menjadi negara cinta damai yang berperan penting dalam masyarakat internasional.
"Kami tidak akan pernah melupakan bahwa di balik perkembangan ini terdapat pengorbanan yang begitu mulia dari Anda semua," ujarnya kepada para arwah korban perang.
Dia juga menyoroti hubungan erat antara Jepang dan Indonesia saat ini, yang tercermin dari kunjungan Perdana Menteri Ishiba ke Indonesia pada Januari 2025. Menurutnya, semakin dalamnya hubungan persahabatan kedua negara akan memperkuat ikatan dan memberikan kontribusi bagi perdamaian kawasan.
"Kami bertekad untuk terus berusaha tanpa kenal lelah, agar pengorbanan Anda tidak sia-sia, demi membangun perdamaian dan kemakmuran," ucap Dubes Masaki. Dia berjanji akan meneladani keberanian dan pengabdian para korban perang untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam peringatan ini, turut hadir Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.
Selain upacara peringatan, Dubes Masaki juga mengunjungi program kemitraan antara Pemerintah Jepang, UNICEF, dan Badan Gizi Nasional. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung bagaimana anak-anak di Biak mendapatkan manfaat dari program peningkatan pembelajaran, gizi, dan kesejahteraan.
Upacara peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang para korban perang sekaligus meneguhkan komitmen bersama negara Jepang-Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....