Kreasi Telur Paskah Dengan Pewarna Alami, Aman Untuk Anak

  • 20 Apr 2025 12:59 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Setelah menjalani puasa dan pantang selama 40 hari lamanya, umat Kristiani merayakan hari raya Paskah, hari kemenangan dengan memperingati kebangkitan Yesus Kristus Juruselamat manusia yang telah menang atas dosa dan maut. Dalam merayakan hari Paskah, terdapat beberapa tradisi unik tertentu dari berbagai belahan dunia, salah satunya yaitu telur Paskah Berwarna – warni.

Mengutip detik.com, telur – telur yang dihias dengan berbagai warna identik dengan perayaan Paskah. Tradisinya, telur rebus bakal dihias oleh anak-anak dan sudah dilakukan sejak lama oleh Gereja Ortodoks dan Katolik Timur. Hiasan yang paling jamak adalah memberi warna pada telur. Misalnya warna merah yang melambangkan darah Yesus yang tercurah saat penyaliban. Aneka warna cantik pada telur bisa didapat secara alami melalui penggunaan bahan-bahan makanan, sehingga telur Paskah aman dikonsumsi dan tidak membahayakan anak-anak selama proses pembuatannya. Lantas, apa sajakah pewarna alami itu? Yuk, simak selengkapnya seperti yang dilansir dari The Kitchn berikut ini.

1. Minyak Sayur

Minyak sayur bisa jadi bahan campuran pewarna telur Paskah. Caranya, kamu perlu menyiapkan 2 bak/ wadah dengan isian campuran berbeda. Bak/ wadah pertama untuk warna dasar dengan konsistensi air yang encer. Dibuat dari campuran air, cuka, dan 5-10 tetes pewarna makanan. Rendam tiap telur rebus selama 1 menit, keringkan dengan tisu dapur.

Bak/ wadah kedua untuk campuran warna yang lebih pekat. Dibuat dari 20 tetes pewarna makanan, air, dan minyak sayur. Celupkan telur yang sebelumnya sudah kering. Gulingkan sedikit demi sedikit untuk mendapatkan warna dan pola marmer yang tidak merata. Durasinya sekitar 10 detik saja untuk tiap telur. Kamu perlu berkreasi dalam memilih paduan warna dan menciptakan warna yang diinginkan pada proses akhirnya.

2. Kulit Bawang Bombai

Kulit bawang bombai bisa dimanfaatkan sebagai pemberi warna alami telur Paskah. Warna yang muncul adalah kekuningan dan kemerahan, sesuai jenis bawang bombai yang dipakai. Caranya, rebus perlahan (simmering) 2 cangkir kulit bawang bombai dengan 2 cangkir air selama 30 menit.

Setelah itu biarkan air rebusan bawang bombai berada pada suhu ruang, saring hingga menyisakan 1,5 cangkir cairan. Tambahkan 1 sendok makan cuka putih per cangkir air rebusan bawang bombai. Rendam telur rebus 2 kali selama 2 jam. Hasilnya, warna telur Paskah akan bertema 'earthy' dengan gradasi warna cokelat dan merah maroon.

3. Beras

Media lain untuk mewarnai telur Paskah adalah beras. Masukkan 1 cangkir beras ke kantong plastik. Tambahkan 15 tetes pewarna makanan ke dalam beras. Tutup kantong plastik tersebut dengan kantong lainnya. Tahan dengan kuat, kemudian kocok hingga warnanya merata.

Setelah itu, masukkan 1 telur ke kantong plastik berisi beras. Tutup dan guling-gulingkan telur dengan lembut untuk membuat warnanya menempel pada kulit telur. Ulangi untuk tiap telur yang ingin diberi warna. Kalau mau warnanya lebih pekat, jumlah tetesan pewarna makanannya bisa lebih banyak. Kemudian di sela-sela prosesnya bisa ditambahkan lagi.

4. Soda Kue

Stok soda kue di dapur bisa dimanfaatkan sebagai campuran pewarna makanan telur Paskah. Siapkan 3 mangkuk kecil. Isi tiap mangkuk dengan 2 sendok makan soda kue. Tambahkan masing-masing 5 tetes pewarna makanan, misalnya biru, merah, dan kuning. Tuangkan air sedikit demi sedikit hingga campuran itu mengental seperti pasta.

Setelah itu lapisi tangan kiri dengan sarung tangan. Pegang telur rebus. Dengan tangan kanan, mulailah mewarnai permukaan telur dengan kuas. Selanjutnya, masukkan telur ke kantong plastik, tutup, dan masukkan ke kulkas. Dinginkan sekitar 4-12 jam, tergantung kepekatan warna yang diinginkan. Rendam telur, kemudian bilas setiap telur. Tambahkan beberapa tetes minyak sayur ke cangkangnya. Gosok-gosok sedikit agar mengkilap.

5. Pewarna Makanan

The Kitchn juga mengungkap teknik pewarnaan telur Paskah yang paling praktis dan hasilnya memuaskan yaitu pakai pewarna makanan. Jenis pewarna ini juga relatif aman terkonsumsi bila tak sengaja.

Caranya, siapkan mangkuk yang setengah permukaannya diisi air panas, 1 sdt cuka, dan 10-20 tetes pewarna makanan. Jika ingin warna lebih pekat dan keluar, maka lebih banyak tetes yang digunakan. Selanjutnya rendam telur rebus dalam cairan tersebut selama 5-10 menit. Terakhir keringkan dengan tisu dapur. Penggunaan pewarna makanan dinilai The Kitchn menghasilkan warna paling sempurna dan mudah disesuaikan.

Nah, itulah beberapa cara alami untuk mewarnai dan menghias telur Paskah agar aman terutama untuk anak – anak. Selamat mencoba dan selamat merayakan hari raya Paskah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....