Mengurangi Sampah Plastik Dengan Membawa Botol Minum Pribadi

  • 10 Apr 2025 13:52 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Air minum dalam kemasan (AMDK) seringkali menjadi sorotan sebagai penyumbang sampah plastik. Konsumsi AMDK yang tinggi di Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banyaknya sampah plastik. Botol PET (Polyethylene Terephthalate) dan gelas plastik yang digunakan untuk kemasan AMDK sulit didaur ulang dan membutuhkan waktu lama untuk terurai.

Melansir laman Goodstats, berdasarkan hasil survei Jakpat, salah satu cara paling populer yang dilakukan oleh Gen Z untuk mengurangi sampah adalah membawa botol minum sendiri atau tumbler, yang dipilih oleh 56% responden.

Hal ini mencerminkan kesadaran mereka terhadap dampak buruk botol plastik sekali pakai yang sering kali sulit terurai dan mencemari lingkungan. Membawa botol minum juga dianggap sebagai langkah praktis sekaligus hemat, menjadikannya pilihan yang menarik bagi generasi muda.

Generasi Z, sebagai generasi muda yang tumbuh di era digital dan penuh informasi, turut mengambil peran dalam upaya mengurangi sampah. Mereka memiliki berbagai pendekatan inovatif yang dipilih sesuai dengan gaya hidup dan nilai yang mereka anut.

Hal ini menjadi langkah awal untuk menjaga lingkungan dan kesehatan diri sendiri. Gaya hidup ramah lingkungan tidak selalu diawali dengan hal-hal yang besar, bisa dimulai dengan cara sederhana yaitu membawa air minum sendiri menggunakan botol minum ataupun tumbler.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....