Ketupat dan Lontong, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya
- 30 Sep 2026 19:34 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Ketupat dan lontong sama-sama terbuat dari beras dan kerap hadir sebagai pendamping berbagai makanan khas Nusantara. Keduanya juga sering muncul dalam menu seperti opor, soto, hingga sayur berkuah. Meski terlihat mirip, ketupat dan lontong sebenarnya memiliki sejumlah perbedaan, mulai dari pembungkus, bentuk, proses memasak, hingga teksturnya. Lantas, apa yang membedakan keduanya?
Sama-Sama Berbahan Dasar Beras
Perbedaan pertama sebenarnya bukan pada bahan utamanya. Baik ketupat maupun lontong sama-sama menggunakan beras yang kemudian dimasak hingga teksturnya menjadi padat. Executive Chef Santika Mataram Lombok, Nyoman Putra Yasa, menjelaskan bahwa lontong dibuat dari beras yang dicuci bersih kemudian dimasukkan ke dalam daun pisang. Sementara itu, ketupat dibuat dengan memasukkan beras ke dalam anyaman daun kelapa muda atau janur sebelum direbus hingga matang.
1. Pembungkusnya Berbeda
Perbedaan paling mudah dikenali adalah bahan pembungkusnya. Lontong umumnya menggunakan daun pisang yang digulung hingga membentuk silinder atau tabung. Kedua ujungnya kemudian ditutup dan disemat menggunakan lidi. Sementara ketupat menggunakan daun kelapa muda yang dianyam terlebih dahulu. Bentuk anyaman inilah yang membuat ketupat memiliki tampilan khas, biasanya menyerupai segi empat atau jajaran genjang.
2. Bentuknya Juga Beda
Kalau melihat sekilas, perbedaan bentuk keduanya cukup mudah dikenali. Lontong umumnya berbentuk panjang dan bulat seperti tabung. Setelah matang, lontong biasanya dipotong-potong menjadi beberapa bagian sebelum disajikan. Sementara ketupat memiliki bentuk yang lebih khas karena mengikuti anyaman janur. Bentuknya umumnya kotak atau jajaran genjang. DetikFood menyebut lontong berbentuk bulat panjang, sedangkan ketupat umumnya berbentuk segi empat dan dimasak dalam anyaman janur kelapa.
3. Cara Memasaknya Tidak Sama
Cara pengolahan keduanya juga berbeda. Untuk membuat ketupat, beras yang sudah dicuci dimasukkan langsung ke dalam anyaman janur. Ketupat kemudian direbus selama beberapa jam sampai beras mengembang dan menjadi padat. Kompas.com mencatat proses perebusan ketupat dapat berlangsung sekitar 2–4 jam. Sementara pembuatan lontong dapat dilakukan dengan beberapa metode. Salah satunya adalah memasukkan beras atau beras yang sudah diaron ke dalam selongsong daun pisang, kemudian merebus atau mengukusnya hingga matang.
4. Teksturnya Hampir Mirip, tetapi Karakternya Berbeda
Setelah matang, ketupat dan lontong sama-sama memiliki tekstur yang padat dan dapat dipotong-potong. Namun, ketupat umumnya dikenal memiliki tekstur yang padat tetapi tetap empuk. Lontong juga memiliki tekstur padat dan lembut, dengan aroma khas dari daun pisang yang digunakan sebagai pembungkusnya. Karena bahan dasarnya relatif sederhana, cita rasa keduanya cenderung netral sehingga cocok dipadukan dengan makanan yang memiliki kuah atau bumbu kuat.
5. Pendamping Makanannya Bisa Berbeda
Ketupat sangat identik dengan hidangan Lebaran, terutama ketika disajikan bersama opor ayam, gulai, atau rendang. Sementara lontong memiliki penggunaan yang lebih luas. Makanan ini sering menjadi pendamping berbagai hidangan seperti soto, sate, dan sayur gurih. Meski begitu, tidak ada aturan mutlak mengenai makanan apa yang harus disajikan bersama ketupat atau lontong. Penggunaannya juga berbeda-beda sesuai tradisi dan daerah di Indonesia.
Jadi, Ketupat atau Lontong?
Kalau dirangkum, perbedaan paling jelas terletak pada bungkus dan bentuknya. Lontong umumnya dibungkus daun pisang dan berbentuk panjang, sedangkan ketupat menggunakan anyaman janur dan memiliki bentuk khas. Menariknya, keduanya menunjukkan bagaimana bahan sederhana seperti beras bisa diolah menjadi makanan dengan karakter berbeda melalui teknik memasak dan pembungkus yang digunakan. Jadi, sekarang kalau melihat ketupat dan lontong di meja makan, kamu sudah tidak akan tertukar lagi. Sama-sama berbahan beras, tetapi bungkus, bentuk, proses pengolahan, dan tradisi penyajiannya membuat keduanya punya ciri khas masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....