Durian hingga Sarden Masuk Daftar Makanan yang Paling Banyak Dibenci, Apa Penyebab
- 28 Jun 2026 17:48 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Setiap orang memiliki selera makan yang berbeda. Makanan yang dianggap lezat oleh sebagian orang belum tentu disukai oleh orang lain. Aroma yang kuat, tekstur yang unik, hingga rasa yang tidak biasa sering menjadi alasan mengapa beberapa makanan menuai pro dan kontra.
Dikutip dari detikFood, ada lima jenis makanan yang dikenal sebagai makanan yang paling banyak dibenci di dunia. Meski demikian, makanan-makanan ini tetap memiliki penggemarnya masing-masing dan bahkan menjadi hidangan favorit di berbagai negara.
Durian
Durian dijuluki sebagai "raja buah" dan sangat populer di Asia Tenggara. Namun, aroma buah ini yang sangat menyengat membuat banyak orang enggan mencobanya.
Penelitian bahkan menemukan bahwa aroma durian berasal dari puluhan senyawa kimia yang menghasilkan bau kompleks, mulai dari aroma manis hingga menyerupai bawang, belerang, dan telur busuk. Selain aromanya, tekstur daging buah yang lembut dan creamy juga tidak cocok bagi sebagian orang.
Cilantro (Daun Ketumbar)
Daun ketumbar atau cilantro sering digunakan dalam masakan Asia dan Amerika Latin. Namun, bagi sebagian orang, daun ini memiliki rasa yang menyerupai sabun.
Hal tersebut dipengaruhi oleh senyawa alami bernama aldehida. Selain itu, faktor genetik juga diyakini berperan dalam menentukan bagaimana seseorang merasakan cita rasa daun ketumbar.
Sarden
Sarden menjadi sumber protein yang praktis dan bergizi, tetapi tidak semua orang menyukainya. Aroma amis yang cukup kuat, tekstur daging yang lembut, serta proses pengalengan membuat sebagian orang kurang menyukai ikan ini.
Selain itu, sarden kalengan juga sering dianggap memiliki kandungan garam yang cukup tinggi sehingga perlu dikonsumsi secara bijak.
Ikan Teri
Di Indonesia, ikan teri merupakan lauk yang cukup populer. Namun, di beberapa negara, ikan kecil ini justru masuk dalam daftar makanan yang kurang disukai.
Rasa umami dan asin yang kuat, aroma khas ikan, serta tampilannya yang masih utuh membuat sebagian orang merasa kurang nyaman saat mengonsumsinya.
Hati
Olahan hati sapi maupun hati ayam banyak ditemukan dalam berbagai masakan tradisional. Meski kaya zat besi dan vitamin, makanan ini juga memiliki banyak penentang.
Teksturnya yang lembut namun padat, aroma khas jeroan, serta anggapan bahwa hati berfungsi sebagai organ penyaring dalam tubuh hewan menjadi beberapa alasan mengapa makanan ini sering dihindari.
Perbedaan selera merupakan hal yang wajar. Aroma, tekstur, pengalaman sejak kecil, hingga faktor genetik dapat memengaruhi seseorang dalam menyukai atau menghindari makanan tertentu. Karena itu, meski masuk dalam daftar makanan yang paling banyak dibenci, kelima makanan tersebut tetap memiliki penggemar setia di berbagai belahan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....