Indonesian Gourmet Festival Beijing

  • 14 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Kekayaan cita rasa Indonesia kembali mencuri perhatian dunia internasional melalui penyelenggaraan Indonesian Gourmet Festival 2026 di Beijing, Tiongkok. Festival yang mengusung tema “An Archipelago of Flavors” ini menjadi ajang promosi kuliner Nusantara sekaligus sarana mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.Di kutip dari Kumparan.com

Acara yang digelar hasil kolaborasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing dan Grand Hyatt Beijing tersebut resmi dibuka pada 3 Juni 2026 dan berlangsung hingga 28 Juni 2026 di restoran The Balcony, Oriental Plaza, Beijing. Festival ini menghadirkan beragam hidangan autentik dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Maluku.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, dalam sambutannya menegaskan bahwa makanan merupakan jembatan yang mampu menghubungkan masyarakat kedua negara. Ia menilai hubungan Indonesia dan Tiongkok tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi, tetapi juga melalui pertukaran budaya yang semakin erat.

Festival ini menampilkan berbagai menu unggulan Indonesia seperti rendang, sate, nasi goreng, gudeg, sop konro, ayam woku, bebek betutu, gado-gado, tahu gejrot, serta aneka jajanan tradisional dan minuman khas Nusantara. Selain makanan siap saji, sejumlah produk pangan Indonesia seperti kopi premium dan makanan olahan turut diperkenalkan kepada masyarakat Tiongkok.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan pertunjukan kolaborasi musik tradisional Indonesia dan Tiongkok yang menampilkan perpaduan gamelan dengan alat musik khas Negeri Tirai Bambu seperti erhu dan pipa. Kehadiran para diplomat, pelaku usaha, dan perwakilan media menunjukkan tingginya minat terhadap budaya dan kuliner Indonesia di Beijing.

Melalui Indonesian Gourmet Festival 2026, Indonesia berharap dapat memperluas promosi budaya, meningkatkan daya tarik produk pangan nasional, serta memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Festival ini menjadi bukti bahwa kuliner bukan sekadar makanan, melainkan juga sarana diplomasi yang efektif dalam membangun pemahaman dan persahabatan lintas bangsa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....