Sashimi ala Nusantara: Naniura, Hidangan Legendaris dari Tanah Batak

  • 19 Apr 2026 16:17 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Warisan leluhur terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikan Suku Batak sebagai salah satu kelompok etnis terbesar di Indonesia dengan kekayaan budaya yang memikat. Suku ini terdiri dari beragam subkelompok seperti Batak Mandailing, Karo, Angkola, Simalungun, Pakpak, dan Toba, yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri namun tetap berada dalam satu akar budaya yang kuat.

Selain budaya, kuliner Batak juga dikenal luas dengan cita rasa yang khas dan berani. Dilansir dari indonesiakaya.com, beragam hidangan seperti saksang, arsik, mi gomak, hingga naniura menjadi bagian dari identitas kuliner tersebut. Naniura, yang kerap disebut sebagai sashimi ala Batak, berasal dari kawasan Toba seperti Danau Toba, Tapanuli Utara, Pulau Samosir, hingga Humbang Hasundutan, dan menjadi salah satu sajian yang cukup unik karena tidak dimasak dengan api.

Dalam Majalah Ilmiah Panorama Nusantara Edisi VII Juli-Desember 2019 yang memuat tulisan Maria BF Manalu, dijelaskan bahwa naniura berarti ikan yang tidak dimasak. Meski demikian, hidangan ini tetap aman dikonsumsi karena melalui proses marinasi menggunakan asam dari jeruk jungga yang mampu “mematangkan” daging ikan sekaligus menghilangkan aroma amis.

Dahulu, naniura merupakan hidangan istimewa yang hanya disajikan untuk kalangan raja. Proses pembuatannya memang tidak rumit, namun membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 4 hingga 6 jam, agar bumbu meresap sempurna dan tekstur ikan menjadi lembut. Kini, naniura tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu, melainkan dapat dinikmati di berbagai lapo atau rumah makan khas Batak, bahkan juga disajikan sebagai hidangan rumahan.

Bahan utama naniura biasanya menggunakan ikan mas segar yang dipadukan dengan berbagai rempah tradisional, tanpa sentuhan bumbu modern. Rempah seperti andaliman, bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, kemiri, jahe, lengkuas, kecombrang, serta jeruk jungga menjadi kunci cita rasa khasnya. Andaliman, yang dikenal sebagai “merica Batak”, memberikan sensasi pedas unik sekaligus menyegarkan.

Sebagai pelengkap rasa, jeruk jungga berperan penting dalam menghilangkan bau amis sekaligus membantu proses marinasi. Ditambah dengan aroma harum kecombrang, naniura menghadirkan perpaduan rasa gurih, asam, dan segar yang menggugah selera. Tak heran jika hidangan ini kerap dirindukan oleh masyarakat Batak di perantauan, dan menjadi menu wajib yang patut dicoba saat berkunjung ke kawasan Danau Toba.

Nah, apakah anda semakin penasaran dengan kelezatan sashimi ala Tano Batak ini?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....